06/11/2019
Lupa bersyukur
Ternyata Allah sudah tahu, bahwa akan sedikit hamba-Nya yang mau bersyukur. Lantas apa saja sih yang membuat manusia menjadi lupa
untuk bersyukur atas nikmat yang sudah Allah berikan kepadanya?
1. Memakan rezeki haram
Ketika hati menyadari betapa sulit untuk bersyukur, coba cek dulu. Apakah ada sumber nafkah atau bahkan asupan yang haram ke dalam tubuh kita? Sudah yakin apa yang kita peroleh berasal dari sesuatu yang halal dan apa yang masuk ke dalam tubuh juga sesuatu yang halal juga belum? Jangan sepelekan hal ini ya. Karena halal-haram apa yang masuk ke dalam tubuh dapat berpengaruh terhadap perilaku kita sehari-hari.
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (QS. Al-Baqarah:172)
2. Tidak menghargai nikmat Allah, merasa semua yang dimiliki memang sudah semestinya
Ada lho orang yang berfikir bahwa rezekinya itu ya karena memang dia peroleh karena usahanya sendiri saja, tidak ada campur tangan Allah. Kalau Sekarang hidupnya kaya ya karena dirinya bekerja keras.
3. Menghendaki balasan duniawi semata
Bagi mereka yang hanya mengharapkan pahala dunia, maka harta dan segala macam kemewahan dunia itu lebih penting dari apapun. Jangankan untuk bersyukur, untuk sekedar mengingat Allah saja pasti akan sangat sulit, karena yang ada di pikirannya hanyalah urusan dunia saja.
“Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (p**a) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali-Imran:145)
4. Kesombongan
Bisa dibilang, kesombongan adalah salah satu musuh besar setiap orang. Orang yang sombong bagaimana mau bersyukur. Orang yang diuji dengan kesombongan, baginya kekayaannya itu juga diperoleh karena dirinya hebat. Sebagaimana kesombongan Fir’aun yang merasa lebih karena kekayaannya. Padahal sih kekayaannya itu sebenarnya ujian baginya.