14/08/2017
5 PERBEDAAN PRINT KAOS LEWAT TEKNIK DTG DAN SABLON MANUAL
Mau buat kaos sendiri? Banyaknya digital printing, memudahkan Anda untuk mencetaknya, baik lewat teknik print kaos DTG ataupun sablon. Namun, apa yang dimaksud dengan sablon kaos dan print DTG? Apa yang membedakan keduanya? Berikut penjelasannya.
Perbedaan 1: Proses Pembuatan
Proses pembuatan print kaos biasanya menggunakan printer DTG. Sebuah printer dengan teknologi head printer tipe piezo dan menggunakan tinta khusus sablon tekstil. Prosesnya akan lebih cepat karena bisa langsung di-print ke kaos. Sementara teknik kaos sablon menggunakan alat bantu seperti screen atau film sablon. Prosesnya akan lebih lama dan membutuhkan keahlian khusus dalam menyablon.
Perbedaan 2: Peralatan yang Digunakan
Beda teknik, beda p**a peralatan yang digunakan. Pada sablon kaos manual ada beberapa peralatan yang pakai, seperti papan banting, rakel, screen, hairdryer, tinta, dan coater. Sementara pada print kaos, menggunakan printer DTG, komputer, mesin press, dan kompresor. Jadi, jika membicarakan harga, peralatan print sablon lebih mahal daripada sablon.
Perbedaan 3: Jumlah Kaos yang Bisa Diproduksi
Cetak kaos secara manual membutuhkan minimal order untuk mengurangi biaya produksi. Namun, jika Anda ingin kaos yang eksklusif dan hanya mencetak 1 kaos, maka pilihlah print kaos DTG. Teknik print kaos tidak ada minimal order. Berbeda dengan sablon, Anda bisa print kaos satuan.
Perbedaan 4: Media yang Digunakan
Ada perbedaan proses media antara print kaos DTG dengan sablon. Pada sablon kaos manual, sebelumnya harus mencetak desain pada kertas dan membuat screen film. Selanjutnya tinta akan dicetak ke dalam screen agar bisa dicetak pada kain kaos. Sedangkan tak ada media yang digunakan pada print kaos DTG.
Perbedaan 5: Kualitas Kaos
Tidak ada jaminan kualitas print kaos lebih bagus dibandingkan sablon, begitupun sebaliknya. Pasalnya, kualitas kaos yang dicetak tergantung dari bahan yang digunakan,