Invasion Theory

Invasion Theory invasion theory

24/08/2022
04/03/2021

https://invasiontheory.weebly.com/catalog.html

Karya kami menjadi sebuah pembuktian " IS MORE THAN A FASHION, IT IS ENLIGHTEN YOUR MIND ", Design sarat dengan pesan perjuangan dan perlawanan yang menerangi pikiran. Maka bukanlah hal yang...

https://invasiontheory.weebly.com/
23/12/2020

https://invasiontheory.weebly.com/

Ciri dan identitas pribadi menjadi sesuatu yang sangat penting untuk ditunjukkan ketika kita hidup dalam masyarakat, dimana individualitas menjadi tolak ukur penilaian dalam sebuah hubungan maupun...

27/11/2020

Dalam segala kerendahan hati kami berharap pesan ini dibaca sampai selesai, Bismillahirrahmanirrahim, Kawan-kawan mari kira petik pembelajaran dari kisah Nabi Ibrahim kala itu Nabi Ibrahim mengalungkan kapaknya di leher patung berhala terbesar setelah ia menghancurkan semua patung yang lebih kecil. Ketika ditangkap dan diinterogasi Namrud, Nabi Ibrahim tak menjawab “Aku yang menghancurkannya,” melainkan “Patung paling besar itu yang menghancurkannya.”
Nabi Ibrahim menyindir kebodohan penyembah patung, seakan-akan ia bertanya “Mengapa sesembahanmu yang paling besar itu tak melindungi sesembahanmu yang lebih kecil dari upaya penghancuranku?” Namrud lalu membakar Nabi Ibrahim, tetapi ia tak terbakar, dan justru merasakan keadaan yang, dalam bahasa Qur’an, “bardan wa salaaman” (adem dan tenteram).
Secara simbolik, berhala terbesar, sebagaimana disimbolkan oleh patung terbesar sesembahan Namrud, tak bisa (atau tak mau dalam konteks berhala batin) menghancurkan berhala-berhala kecil karena mereka adalah penopang eksistensi berhala terbesar itu.
Orang lupa bahwa egoisme atau merasa benar sendiri itu destruktif. Sebab, dengan menjadikan diri sebagai “pusat kebenaran”, diri tak mau menolerir adanya kemungkinan kebenaran dari sumber lain karena merasa setara dengan Tuhan, atau paling tidak merasa diri yang paling benar dan paling paham apa maunya Tuhan.
Berhala pada hari ini ia berkamuflase menjadi bentuk lain, sebuah wujud baru yang begitu samar dan melekat dalam diri setiap manusia.
Penyembah patung berhala batin mengingkari sifat belas kasih ini, sehingga ia merampas hak-hak Tuhan, melampaui batas dalam bertindak, tak bisa bertindak adil karena mengikuti kehendak hawa nafsunya.
Berhala dalam diri ia ibarat tali kekang yang menjerat leher, tangan dan kaki. Kali lain, berhala itu sering bermanis-manis menampilkan dirinya sebagai seorang anak kecil yang kemaunya selalu ingin dituruti. Dan dalam kebanyakan peperangan, kita seringnya kalah menjadi tawananya.
Apakah kita tak pernah mendengar firman Allah dalam al-Qur’an yang terus bergema memperingatkan, “Dan juga pada jiwamu (anfusikum) sendiri, apakah tidak engkau perhatikan (awasi)”

Narasi ini adalah inti / ruh dalam artikel yang sengaja kami angkat dalam tema PO kali ini, terimakasih, semoga mendapatkan manfaat.

INVSN THEHORY X ONE FAITH

INVSN THEORY COLLABS SERIES WITH ONE FAITHARTIKEL : BERHALA DALAM DIRI--------------------------------------------------...
27/11/2020

INVSN THEORY COLLABS SERIES WITH ONE FAITH
ARTIKEL : BERHALA DALAM DIRI
--------------------------------------------------------------
​Masa Waktu PO
Open : Kamis, 26/11/20 (20.00)
Close : Senin, 30/11/20 (21.00)
HARGA : 150 K ( TSHIRT WITH BENNIE )
Deadline Pelunasan PO
Senin, 30 November 2020 (21.00)
Distribusi Kaos PO
Senin, 7 Desember 2020 (21.00)
Mekanisme Pembayaran
-Wajib Memiliki Bukti Transaksi
-Pembayaran terakhir sesuai Deadline
-Transfer REK BCA: 0382258418 A.N BRIAN CAESAR ISMAIL

Kontak WA Manajemen : 0896-1556-8005 |Brian|
Charge :
Over size : 10.000/up size
long sleeve : 10.000

Address

Komplek Pasir Pogor Jalan Pasir Sagara Blok RI No. 7 Kel. Mekarjaya Kec. Rancasari Kota Bandung
Bandung
40287

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Invasion Theory posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Invasion Theory:

Share