22/12/2021
-Kemuliaan Seorang Ibu-
Seorang ibu adalah orang yang, melihat hanya ada empat potong kue untuk lima orang, segera mengumumkan bahwa dia tidak pernah peduli dengan kue.
-Tenneva Yordania-
Agama Islam memandang ibu sebagai sebuah poros dan sumber kehidupan. Dari seorang ibu, lahirlah sebuah kehidupan yang akan meramaikan dunia. Seorang ibu memperoleh perhargaan yang lebih utama jika dibandingkan ayah. Hal ini disampaikan Nabi Muhammad SAW saat ditanya oleh seorang sahabat.
Dari Muโawiyah bin Haidah Al Qusyairi radhiallahuโahu, beliau bertanya kepada Nabi:
ูุง ุฑุณููู ุงูููู ! ู
ููู ุฃูุจูุฑูู ุ ูุงู : ุฃูู
ูููู ุ ููููุชู : ู
ููู ุฃูุจูุฑูู ุ ูุงู : ุฃูู
ูููู ุ ููููุชู : ู
ููู ุฃูุจูุฑูู : ูุงู : ุฃูู
ูููู ุ ููููุชู : ู
ููู ุฃูุจูุฑูู ุ ูุงู : ุฃุจุงู ุ ุซูู
ูู ุงูุฃูููุฑูุจู ููุงูุฃูููุฑูุจู
โWahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya.โ (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, sanadnya hasan)
Pernyataan Nabi di atas merupakan penjelasan dari QS Luqman ayat 14 yang berbunyi, "Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang, ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang terus semaki lemah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu".
Referensi : Republika.co