20/12/2014
Perhiasan Pengantin, Suku Buton (Wolio), Sulawesi Tenggara-
Seperti halnya pada suku-suku bangsa lainnya, pengantin suku bangsa Buton (Wolio) memakai perhiasan mulai dari kepala, leher, telinga, pinggang, tangan, dan kaki.
Hiasan pada kepala disebut PANTO dan di belakang panto terdapat lagi sebuah hiasan yang disebut TARIMAKASI akan tetapi sekarang ini yang lebih sering digunakan adalah TIPOLO(seperti topi yang didalamnya sudah termasuk PANTO dan TARIMAKASI) yang terbuat dari kain dan TARIMAKSI terbuat dari plat kuningan yang di ukir.
Pada telinga tergantung anting-anting emas yg disebut DALI-DALI. Pada leher pengantin tergantung tiga rangkaian kalung emas atau perak yg masing-masing disebut NAGA, KAMBERA, dan LAWULU. Akan tetapi sekarang ini semua terbuat dari Plat kuningan sehingga dapat terjangkau bagi seluruh kalangan masyarakat
Pada pergelangan tangan ada p**a gelang tangan yg disebut SIMBI.
Tangan kiri memegang sebuah kipas dari kain yg berwarna-warni dalam keadaan terbuka. Disamping kipas juga memegang sapu tangan yg disebut KALEGOA. Dan di ibu jari sebelah kiri dipakaikan cincin yang disebut KONUKU HARIMAU
dan sekarang ini semua aksesoris jao-jaonga ini terbuat dari plat kuningan (seperti warna emas) dan plat aluminium (seperti warna perak), dan ini memungkinkan dimiliki oleh berbagai kalangan.
_liaRED