01/06/2014
Kenapa jasa Fotografer Profesional itu Tidak Murah
Luki Hermanto 30/11/2012 FOR CLIENT, For Photographer
Beberapa hari yang lalu seorang calon klien menunjukan kepada saya penawaran untuk foto prewedding dari salah satu vendor fotografi dan berkata “Mas, aku dapet penawaran Paket Foto Prewedding murah dapatnya banyak jika dibandingkan dengan penawaran foto prewedding dari mas (LUKIHERMANTO FotoGrafix)”, setelah dia menunjukan kepada saya memang apa yang dia tawarkan sangat “menarik” dan “banyak”.
Dalam hati saya berkata ” WOW….. apa yang mereka pikirkan? dengan harga segitu apa tidak menghitung biaya sewa kamera, lensa, flash, biaya listrik, biaya investasi alat, biaya transport, dan yang terpenting biaya untuk SKILL mereka”
Saat itu aku cuma bisa bilang ” oh itu penawaran yang sangat murah dan menarik sekali.”
Dari pengalaman diatas aku mau share tentang Kenapa Jasa Photographer Profesional Tidak Murah serta bagaimana kami menetapkan harga untuk paket atau pricelist prewedding, wedding, maupun event lainnya.
Berikut beberapa elemen biaya yang kami masukkan dalam perhitungan untuk menetapkan atau merancang harga paket atau Pricelist
Biaya PRODUKSI
Yang termasuk dalam biaya produksi antara lain
Album
Cetak Foto
DVD Disc
DVD Label + Print
DVD Case + Cetak Cover
dll tergantung paket
BIAYA JASA
Biaya ini meliputi biaya jasa fotografer dan biaya jasa Editor
yang termasuk disini adalah
Skill / Keterampilan
Tenaga
Waktu
Yang perlu saya garis bawahi disini adalah skill / keterampilan
“Semakin tinggi jam terbang atau skill seorang fotografer maka semakin mahal dia menetapkan harga untuk skill dan kemampuannya”, jangan heran jika seorang darwis triadi untuk paket yang ditawarkan bisa membuat anda sangat terkejut.
Pertanyaannya mengapa demikian?
karena “Ilmu Fotografi itu mahal” ini bisa dibuktikan dengan harga kursus maupun seminar tentang fotografi yang harganya lumayan untuk merogoh kocek agak dalam.
Belum lagi kita masih butuh waktu dan latihan berulang-ulang untuk menyempurnakan kemampuan dalam menangkap moment, ekspresi, cahaya, dll
BIAYA OPERASIONAL
yang termasuk dalam biaya ini adalah
Biaya Sewa alat (kamera, Lensa, Flash, Komputer, dll)
Semakin mahal alat yang digunakan maka semakin mahal juga biaya untuk sewa alat yang efeknya semakin tinggi nilai paket yang ditetapkan.
Biaya Listrik
Biaya Transport
Biaya lain-lain (uang lelah, uang makan, camilan, dll)
Semoga share kali ini bisa bermanfaat bagi fotografer dalam merumuskan/ merancang paket dan bisa menjadi pertimbangan bagi klien yang akan memilih fotografer agar mendapatkan hasil yang memuaskan.
Jika anda masih berfikir “Murah dapetnya banyak” silahkan
itu keputusan anda ^_^
http://lukihermanto.com/Blog/kenapa-jasa-fotografer-profesional-itu-tidak-murah/