03/10/2017
MENGENAL ALLĀH TA'ĀLA DENGAN NAMA-NAMA & SIFAT SIFAT-NYA
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Allāh Subhānahu wa Ta'āla telah mengabarkan di dalam Al-Qurān bahwa Allāh memiliki nama & sifat.
Allāh berfirman :
ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ
"Dan Allāh memiliki nama-nama yang paling baik." (Al-A'rāf 180)
Dan Allāh berfirman :
ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﻤَﺜَﻞُ ﭐﻟۡﺄَﻋۡﻠَﻰ
"Dan Allāh memiliki sifat-sifat yang paling tinggi." (An-Nahl: 60)
Kita mengenal Allāh dengan nama & juga sifat tersebut.
Kita mengenal Allāh sebagai Dzat Yang Maha Penyayang karena Dia adalah Ar-Rahmān Ar-Rahīm.
Dan kita mengenal Allāh sebagai Dzat Yang Maha Pengampun karena Dia adalah Al-Ghafūr, dan seterusnya.
Dan Allāh mengabarkan di dalam Al-Qurān bahwasanya di antara sifat Allāh adalah:
-1- Allāh beristiwa' di atas 'Arsy.
-2- Allāh memiliki dua tangan.
-3- Allāh berada di atas.
-4- Dan Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam mengabarkan bahwasa Allāh Subhānahu wa Ta'āla turun ke langit dunia pada setiap sepertiga malam yang terakhir.
-5- Dan juga sifat-sifat yang lain.
Kewajiban kita sebagai seorang Muslim adalah menetapkan nama & juga sifat tersebut karena Allāh Subhānahu wa Ta'āla lebih tahu tentang diri-Nya daripada kita semua.
Dan Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam lebih tahu tentang Allāh daripada kita.
Tidak boleh seorang Muslim menolak nama-nama & sifat-sifat tersebut. Dan tidak boleh dia menyerupakan, karena Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman:
ﻟَﻴۡﺲَ ﻛَﻤِﺜۡﻠِﻪِۦ ﺷَﻰۡﺀٌ۬ۖ ﻭَﻫُﻮَ ﭐﻟﺴَّﻤِﻴﻊُ ﭐﻟۡﺒَﺼِﻴﺮ
"Tidak ada yang serupa dengan Allāh dan Dia adalah Dzat Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (Asy-Syūrā : 11)
Jadi yang benar, yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim adalah:
◆ Menetapkan nama & sifat tersebut sebagaimana datangnya, sesuai dengan keagungan & kebesaran Allāh Subhānahu wa Ta'āla, tanpa menyerupakan dan tanpa mentakwil nama & juga sifat tersebut.
⇒ Mentakwil adalah menafsirkan nama & sifat Allāh bukan dengan maknanya yang benar.
Seperti;
• Mentakwil istiwā dengan kekuasaan.
• Mentakwil turunnya Allāh dengan turunnya rahmat Allāh.
• Dan lain-lain.