07/03/2017
*KEAJAIBAN AIR ZAMZAM*
Abu Ubaidah As Sidawi
Diantara dalil-dalil yang menunjukkan *keutamaan* air zamzam dapat disebutkan sebagai berikut.
عَنْ جَابِرٍ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللَّهِ يَقُوْلُ: مَاءُ زَمْزَمَ لمِاَ شُرِبَ لَهُ
Dari Jabir berkata, “Saya mendengar Rasulullah bersabda, ‘Air zamzam itu *tergantung niat* orang yang meminumnya.”
_HASAN._ Diriwayatkan oleh Ibnu Majah 2/1018, Ahmad 3/357, al-Baihaqi dalam Sunan 5/148. Dan dihasankan oleh ad-Dimyathi dalam al-Matjar Rabih hlm. 318, Ibnu Qayyim dalam Zādul Ma’ād 4/393, az-Zarkasyi dalam at-Tadzkirahhlm. 151.
Hadits ini menunjukkan *dengan jelas* tentang *khasiat air zamzam* dan *keutamaannya* yang tidak dimiliki oleh air-air lainnya yaitu minum air zamzam *tergantung pada niat* peminumnya, baik untuk kebutuhan *dunia ataupun akhirat.*
Maka barang siapa yang meminum air zamzam dengan *niat yang tulus* maka Allah akan *mengabulkannya.*
Menyadari akan hal itu, banyak sekali para ulama salaf yang minum air zamzam dengan *menghadirkan beragam niat* karena mereka *tahu betul* bahwa do’a saat minum air zamzam adalah *mustajab* sebagaimana dikabarkan oleh Nabi.
Dan telah banyak di antara mereka yang *terkabulkan do’anya* bahkan tak terhitung jumlahnya.
Berikut kami nukilkan tiga contoh saja:
1. Al-Humaidi berkata, “Saya pernah berada di sisi Sufyan bin Uyainah, lalu beliau menceritakan kepada kami hadits:
مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ
‘Air zamzam tergantung keinginan seorang yang meminumnya.’
Tiba-tiba ada seorang lelaki bangkit dari majelis, kemudian kembali lagi seraya mengatakan, ‘Wahai Abu Muhammad, bukankah hadits yang engkau ceritakan kepada kami tadi tentang zamzam adalah *hadits yang shahih?*’ Jawab beliau, *‘Benar.'*
Lelaki itu lalu berkata, ‘Baru saja aku meminum seember air zamzam dengan harapan engkau akan menceritakan kepadaku *seratus hadits.*’ Akhirnya, Sufyan berkata kepadanya, ‘Duduklah.’ Lelaki itu pun duduk dan Sufyan menceritakan *seratus hadits kepadanya*.”
Semoga Allah merahmati Imam Sufyan bin Uyainah, *alangkah semangatnya beliau dalam menebarkan ilmu!* Dan semoga Allah merahmati penanya tersebut, *alangkah semangatnya dia dalam menuntut ilmu dan sindiran lembut untuk mendapatkannya!*
2. Telah masyhur dari Imam Syafi’i bahwa beliau minum air zamzam dengan niat untuk *pandai memanah* sehingga dalam sepuluh kali memanah beliau tepat sebanyak sembilan kali mengenai sasaran.
Dalam riwayat lain, beliau berkata, “Saya minum air zamzam untuk tiga hal:
(1) *pintar memanah* maka dalam sepuluh kali saya tepat semua mengenai sasaran,
(2) *pandai dalam agama* maka sebagaimana kalian lihat sendiri sekarang,
(3) untuk *masuk surga* maka saya berharap untuk mendapatkannya kelak.”
3. Al-Allamah Zhafar Ahmad at-Tahanuwi, salah seorang ulama India (1394 H) bercerita bahwa beliau minum air zamzam pada saat haji untuk *kebaik-kebaikan dunianya* yang *kebanyakannya telah terwujudkan*, salah satunya adalah agar beliau bisa fasih dalam mengajar dan berkhotbah karena lidahnya agak pelat, lalu beberapa saat setelah itu Allah memberikan kefasihan kepada beliau dalam khotbah dan mengajar.
Segala puji bagi Allah.
_Barakallahu fikum._