Medium For Dakwah (Way to Win)

Medium For Dakwah (Way to Win) Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Medium For Dakwah (Way to Win), Baby & children's clothing store, Indramayu.

[QS.3.Ali Imran :104] Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang .

31/10/2015
24/10/2012

Di dalam Al-Qur’an, ada banyak keuntungan yang akan diperoleh bagi setiap mu’min yang beramal shaleh, baik dalam kehidupannya di dunia maupun di akhirat. Dalam tulisan yang terbatas ini, akan kita bahas beberapa ayat saja.

1. Memiliki Rasa Kasih dan Sayang.

Kasih sayang merupakan salah satu sifat penting yang harus dimiliki manusia. Adanya rasa kasih sayang terhadap sesama membuat manusia tidak hanya mementingkan dirinya sendiri atau tidak bersifat individual. Rasa kasih sayang yang dimiliki seorang mu’min membuat dia siap membantu mengatasi persoalan orang lain. Rasa kasih dan sayang telah membuat Sahabat Abu Bakar Ash Shiddik membantu Bilal bin Rabah dengan membebaskannya dari perbudakan meski dengan pengorbanan uang dalam jumlah yang banyak. Rasa kasih sayang juga telah membuat Sahabat Utsman bin Affan mengorbankan hartanya untuk membeli kebutuhan pangan dalam jumlah yang banyak untuk membantu masyarakat yang dilanda kelaparan. Begitulah para sahabat lain dan orang-orang yang memiliki iman dengan amal shaleh yang banyak.

Rasa kasih dan sayang juga membuat seorang mu’min merasa memiliki tanggung jawab perbaikan terhadap mu’min lainnya, karenanya wujud dari sikap ini adalah adanya rasa tanggung jawab untuk menunaikan tugas da’wah guna memperbaiki sikap dan kepribadian seorang muslim.

Dalil yang menyebutkan anugerah Allah terhadap orang yang bermal shaleh berupa rasa kasih sayang disebutkan dalam firman Allah yang artinya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang (QS 19:96).

2. Kehidupan Yang Baik.

Kehidupan yang baik merupakan dambaan bagi setiap orang. Hidup yang baik adalah kehidupan yang dijalani tanpa mengabaikan ketentuan Allah dan Rasul-Nya sehingga kehidupannya menjadi berkah, bermanfaat besar bagi diri, keluarga dan masyarakatnya. Kata thayyibah (baik) juga digunakan Al-Qur’an untuk menyebut kalimat tauhid yang diumpamakan seperti pohon yang baik. Pohon yang thayyibah adalah pohon yang akarnya teguh menancap ke dalam bumi dan cabangnya menjulang ke langit sehingga menghasilkan buah yang banyak yang tentu saja bermanfaat besar bagi manusia, juga bibit yang banyak bagi pertumbuhan pohon yang baru lagi, Allah berfirman yang artinya: Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat (QS 14:24-25).

Anugerah kehidupan yang baik diberikan Allah Swt kepada orang-orang yang beramal shaleh dengan landasan iman kepada-Nya. Allah berfirman yang artinya: Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan (QS 16:97).

Dengan demikian, kehidupan yang baik bagi seorang mu’min adalah kehidupan yang berdaya guna tinggi, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh orang lain. Bagi seorang mu’min, adanya menggenapkan dan tidak adanya mengganjilkan, bukan ada atau tidak ada sama saja. Karena itu, Rasulullah Saw dalam satu haditsnya menyatakan: Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain (HR. Qudha’i dari Jabir ra)

Agar kehidupan manusia dapat berjalan dengan baik dan berdaya guna tinggi, maka Allah Swt menurunkan sejumlah peraturan, meskipun peraturan itu ada kalanya kurang menyenangkan manusia sehingga ada manusia yang kurang menyenangi peraturan tersebut, tapi justeru hal itu untuk kepentingan manusia juga. Sama halnya dengan peraturan lalu lintas di perjalanan, kita kurang senang dengan adanya lampu lalu lintas, tapi justeru hal itu untuk kebaikan manusia dalam perjalanannya. Betapa kacau jalan raya dengan kendaraan yang padat manakala dengan banyak persimpangannya itu tidak menggunakan lampu lalu lintas. Peraturan itu diturunkan oleh Allah Swt, karena Dialah yang lebih tahu tentang manusia; sehingga Dia lebih tahu tentang peraturan apa yang lebih tepat untuk manusia, sekaligus tidak memiliki kepentingan apa-apa terhadap mereka. Karenanya agama merupakan peraturan Allah yang mengantarkan manusia pada kebaikan hidup di dunia maupun di akhirat.

3. Pahala Yang Besar.

Di dalam ayat di atas (QS 16:97), orang yang beramal shaleh dengan landasan iman kepada Allah Swt juga akan diberi balasan pahala yang lebih besar dari amal yang mereka lakukan sendiri. Ini merupakan keistimewaan tersendiri bagi mu’min yang beramal shaleh. Allah Swt memang akan melipatgandakan balasan pahala dari amal shaleh seseorang. Di dalam ayat lain Allah Swt berfirman yang artinya: Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan) (QS 6:160).

Bahkan adakalanya amal shaleh seorang mu’min itu akan terus mengalir pahalanya meskipun dia sudah meninggal dunia, inilah yang sering disebut dengan amal jariyah, seperti waqaf, ilmu yang diajarkan kepada orang lain sehingga orang itu mengamalkannya untuk kebaikan, meninggalkan anak yang shaleh sehingga anak itu beramal dan berdo’a, dan sebagainya. Allah berfirman yang artinya: Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya (QS 95:3-6).

Dengan imbalan pahala yang besar itu, seorang mu’min akan terus memperbanyak amal shalehnya, karena memang semakin banyak pahala amal shaleh, akan semakin bahagia dalam kehidupannya di dunia dan akhirat. Imbalan pahala yang besar tidak membuat seorang mu’min tidak bergairah dalam beramal shaleh karena sudah merasa memiliki pahala yang banyak. Bagi mu’min yang sejati, semakin banyak pahala, semakin baik, karena hal itu menjadi bekal baginya untuk bisa berjumpa dengan Allah Swt, Allah berfirman yang artinya: Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada-Nya (QS 18:110).

09/10/2012

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."

14/09/2012

ada 4 golongan manusia :
1. Hidup bahagia dunia dan akhirat
2. Hidup bahagia dunia dan sengsara di akhirat
3. Hidup sengsara di dunia dan bahagia di akhirat
4. hidup sengsara di dunia dan di akhirat

09/09/2012

Kelebihan manusia dibanding dengan hewan ialah akal dan kemampuan berpikir dengan benar yang dimiliki oleh manusia. Tetapi kelebihan ini dapat hilang dan musuh dengan kekafiran.

07/09/2012

“ANAK adalah INVESTASI AKHERAT”

apa sih cita2 kalian kelak klo mempunya anak??
mau seperti apa anak kita?

comen ye
n_n

"SESUNGGUHNYA ALLAHLAH PEMILIK HATI MANUSIA"Seseorang bertanya "Siapakah Pemilik Hati ini?"jawabannya : Tentu saja Allah...
27/08/2012

"SESUNGGUHNYA ALLAHLAH PEMILIK HATI MANUSIA"

Seseorang bertanya "Siapakah Pemilik Hati ini?"
jawabannya : Tentu saja Allah,....

"pemilik hati ini hanyalah DIA, DIA yang memegang kuncinya, maka hanya dari DIA kan terserah kunci hati ini, pada dia yang diizinkanNYA untuk membukanya, insyaAllah....AMIN ~"

"Tak perlu lagi kau bertanya siapa pemilik hati ini… Dialah Allah, Sang Pemilik Hati… Dialah Allah, Sang Maha Pembolak-Balik Hati… Ya Allah, tetapkanlah hati ini dalam keteguhan untuk senantiasa berada di jalanMu… Jalan yang Engkau ridhoi…AMIN ~"

27/08/2012

">>>Ternyata Hanya Ada Satu Dari Tiga Jenis Hakim Yang Masuk Surga

Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebaha...
26/08/2012

Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebahagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung)nya, seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah kitab Allah).
( Al-Baqarah : 101 )

Ini adalah diskusi MUALLAF vs PENDETA yang lagi ramai dibicarakan, antara Chistina Olivia Wijaya yang seorang mualaf, de...
24/08/2012

Ini adalah diskusi MUALLAF vs PENDETA yang lagi ramai dibicarakan, antara Chistina Olivia Wijaya yang seorang mualaf, dengan nama Islamnya Aninda Chairunisa, dengan seorang pendeta bernama Oikumene Anthony Domingus, pendeta asli Jakarta yang sekarang menetap di Philipina. Pendeta tersebutlah yang pertama kali mengajak debat Aninda karena mendengar berita ada seorang pendeta asal Australia bernama Herbert Simpson jadi mualaf setelah berdebat sama saudari Aninda. Yang membuat heboh, photo profile dari Aninda Chairunisa memakai photonya artis Chelsea Olivia, tapi sekarang sudah berganti dengan photo aslinya biar tidak salah penafsiran. Tapi muka mereka memang mirip sekali.

Ini adalah diskusi MUALLAF vs PENDETA yang lagi ramai dibicarakan, antara Chistina Olivia Wijaya yang seorang mualaf, dengan nama Islamnya Aninda Chairunisa, dengan seorang pendeta bernama Oikumene...

24/08/2012

ADAB MENGUCAP SALAM

Yang muda mendahului memberi salam kepada yang tua, yang lewat kepada yang duduk dan yang berjumlah sedikit kepada yang banyak.

(HR. Al Bukhari)

24/08/2012

Dan apakah tiap-tiap kali mereka membuat perjanjian dilenyapkan (saja) oleh segolongan dari mereka ? Bahkan terbanyak di antara mereka tidaklah percaya.
( Al-Baqarah : 100 )

Address

Indramayu

Opening Hours

09:00 - 17:00

Telephone

+6283148333851

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Medium For Dakwah (Way to Win) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Medium For Dakwah (Way to Win):

Share