Dinda collection

Dinda collection menyediakan berbagai macam sepatu dan fashion mulai dari harga 50rb an,, . .

17/10/2018
πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯ SUMPAH HARUS DIBACA πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯β›” BELI 1 PASANG GRATIS 1 🚫Buktikan Kualitas premium dan Realpic,β›” PROMO TERBATAS HANYA HARI I...
14/09/2018

πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯ SUMPAH HARUS DIBACA πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯
β›” BELI 1 PASANG GRATIS 1 🚫
Buktikan Kualitas premium dan Realpic
,
β›” PROMO TERBATAS HANYA HARI INI 🚫

βœ” Produk terlaris dan terpopuler masa kini
βœ” Yuk Tetep Tampil keren Di mana saja
βœ” Buruan Nikmati Diskon Di Sini.
βœ” Limited Edition.!!! Stok Terbatas!!

🚫 Tampil Keren tak perlu mahal 🚫

Koleksi lengkap kami :
https://www.facebook.com/pg/Dinda-collection-1338299346238974/photos/?tab=album&album_id=1809400019128902

πŸ“© INFO PEMESANAN :
------------------------------------------------------------
Chat langsung bisa klik link ini :

πŸ”” WA : 089611388557
πŸ”” klik --> http://bit.ly/wacs-anis
tidak ada tipu-tipu yah sista silahkan cek aja kepuasan customer di almbum testimoni :
https://www.facebook.com/1338299346238974/photos/?tab=album&album_id=1340203966048512

πŸ‘‰πŸ˜Š **[BUNDA Yang Punya ANAK WAJIB BACA] BEGINILAH CARA Mendidik Anak Agar HAFAL & CINTA AL QUR'AN** 😍Sudah pernah dengar...
03/07/2018

πŸ‘‰πŸ˜Š **[BUNDA Yang Punya ANAK WAJIB BACA] BEGINILAH CARA Mendidik Anak Agar HAFAL & CINTA AL QUR'AN** 😍
Sudah pernah dengar hadist ini bund ?
Pada hari kiamat nanti AL Qur'an akan menemui penghafalnya ketika penghafalnya keluar dari kubur. Al Qur'an akan berwujud seseorang & bertanya kepada penghafalnya "Apakah Anda mengenalku?" Penghafal tadi menjawab "Saya tidak mengenal kamu". Al Qur'an berkata "Saya adalah kawanmu, Al Qur'an yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas & membuatmu tak tidur di siang hari. Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakangnya & kamu pada hari ini di belakang semua dagangan". Penghafal tadipun diberi kekuasaan di tangan kanannya, diberi kekekalan di tangan kirinya, & diatas kepalanya dipasang mahkota perkasa.
Sementara itu kedua orangtuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus yang harganya tidak dapat dibayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Kedua orangtua itu lalu bertanya "Kenapa kami diberi dengan pakaian begini ?" Kemudian dijawab "Karena anakmu hafal Al Qur'an" Maka kepada penghafal Al Qur'an tadi diperintahkan "Bacalah & naikah ke tingkat tingkat surga & kamar-kamarnya" Iapun terus naik selagi ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat maupun perlahan. (HR Achmad)

http://bit.ly/wacs-anis
πŸ”” WA : 089611388557
atau klik --> http://bit.ly/wacs-anis
=====================================

atau Bisa chat manual/langsung dengan CS kami πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡
πŸ”” WA : 089611388557
atau klik --> http://bit.ly/wacs-anis
πŸ”” WA : 089611388557
atau klik --> http://bit.ly/wacs-anis

Share info bermanfaat ini ya Bunda..

BERIKUT BUKTI KOMSUMEN KITA YA SIS DI JAMIN AMAN BGT BELANJA DI SINI yuk buruan ,,happy shopping
17/02/2018

BERIKUT BUKTI KOMSUMEN KITA YA SIS DI JAMIN AMAN BGT BELANJA DI SINI yuk buruan ,,happy shopping

Kisah Nyata...😭😭25 Tahun Miliarder Rawat Istri LumpuhSaat Anak Minta Ia Nikah Lagi Jawabannya Bikin Istri Nangis😭😭Eko Pr...
05/08/2017

Kisah Nyata...😭😭
25 Tahun Miliarder Rawat Istri Lumpuh
Saat Anak Minta Ia Nikah Lagi Jawabannya Bikin Istri Nangis😭😭

Eko Pratomo Suyatno, siapa yang tidak kenal lelaki bersahaja ini? Namanya sering muncul di koran, televisi, di buku-buku investasi dan keuangan. Dialah salah seorang tokoh di balik kemajuan industri reksadana di Indonesia sekarang ini, juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan investasi reksadana besar di negeri ini. Ia tergolong miliader.

Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita beranggapan, pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat. Tulisan ini, bukan hendak menyoroti kesuksesan beliau sebagai eksekutif. Tetapi, kesehariannya yang luar biasa.

Usianya sudah tidak terbilang muda lagi, 60 tahun. Orang bilang sudah senja, bahkan sudah mendekati malam. Tapi Pak Suyatno masih bersemangat merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Dikaruniai 4 orang anak.

Cobaan menerpa, tatkala istrinya melahirkan anak yang ke empat. Tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Hal itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke tiga, seluruh tubuhnya menjadi lemah, bahkan terasa tidak bertulang. Lidahnya pun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari sebelum berangkat kerja Pak Suyatno sendirian memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya ke tempat tidur. Dia gendong istrinya ke depan TV, agar tidak merasa kesepian. Istrinya sudah tidak dapat bicara, selalu hanya terlihat senyum. Untunglah kantor Pak Suyatno tidak terlalu jauh dari kediamannya, sehingga siang hari dapat pulang untuk menyuapi istrinya untuk makan siang.

Sorenya adalah jadwal memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yang dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa menanggapi lewat tatapan mata, namun bagi Pak Suyatno sudah cukup menyenangkan. Bahkan terkadang diselingi dengan menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun.

Dengan penuh kesabaran dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak- anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yang masih kuliah. Pada suatu hari…saat seluruh anaknya berkumpul di rumah menjenguk ibunya – karena setelah anak-anak mereka menikah dan tinggal bersama keluarga masing-masing – Pak Suyatno memutuskan dirinyalah yang merawat ibu mereka karena yang dia inginkan hanya satu: semua anaknya dapat berhasil.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati, si anak sulung berkata:
β€œPak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak. Bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu,” kata si sulung dengan air mata berlinang.

β€œSudah ke empat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibu pun akan mengijinkannya. Kapan bapak menikmati masa tua bapak? Dengan berkorban seperti ini, kami tidak tega melihat bapak, kami berjanji akan merawat ibu sebaik-baiknya secara bergantian,” tambah si melanjutkan permohonannya.

”Anak-anakku… Jika perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi. Tetapi ketahuilah, dengan adanya ibu kalian di sampingku, itu sudah lebih dari cukup. Dia telah melahirkan kalian." Sejenak kerongkongannya tersekat.

"Kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta, tidak satu pun dapat dihargai dengan apa pun. Coba kalian tanya ibumu, apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya seperti sekarang? Kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit?” Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anaknya.

Meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno. Mereka juga menyaksikan butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno, yang dengan pilu menatap mata suami yang sangat dicintainya. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta di Jakarta untuk menjadi narasumber. Host mengajukan pertanyaan kepada Pak Suyatno, kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa? Di saat itulah meledak tangis Pak Suyatno, bersama tamu yang hadir di studio yang kebanyakan kaum perempuan pun tidak sanggup menahan haru.

Pak Suyatno bercerita: β€œJika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinan tetapi tidak mau memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian, semua itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, yang sewaktu sehat dia dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya, bukan dengan mata. Dia memberi saya empat anak yang lucu-lucu. Sekarang saat dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama, itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintai dia apa adanya. Jika dia sehat pun, saya belum tentu mau mencari penggantinya, apalagi dia sakit,” katanya sembari berurai air mata.

Setiap malam saya bersujud dan menangis. Saya hanya dapat bercerita kepada Allah di atas saja. Saya yakin hanya kepada Allah saya percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya. Cinta saya kepada istri saya, sepenuhnya saya serahkan kepada Allah. ***

" Ya Robb, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat "

please share, like, komen semoga kita semua di berikan suami yg terbaik amiiin πŸ˜‡πŸ˜‡

Address

Jakarta
61483

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

0895325368677

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dinda collection posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share