Jual Baju Menyusui Modis - Amaira Nursing Wear 0877.8666.2483

Jual Baju Menyusui Modis - Amaira Nursing Wear 0877.8666.2483 Agen Baju Menyusui, Agen Blouse Menyusui, Agen Dan Reseller, Agen Dress Menyusui, Agen Dropship Baju SILAHKAN bandingkan produk kami dengan produk lain.

Baju Menyusui Amaira merupakan Baju untuk Ibu Menyusui yang sengaja di produksi untuk mempermudah Ibu untuk menyusui. Menggunakan bahan berkualitas yang adem, nyaman dan menyerap keringat serta kualitas jahitan sekelas butik. Kami yakin anda akan mendapat kepuasan dan kenyamanan lebih menggunakan produk kami. Kami juga memproduksi dan me Jual baju menyusui murah, Baju Menyusui Modis Dan Trendy, Ba

ju Menyusui Modis Lengan Panjang, Baju Menyusui Modis Online, Baju Menyusui Modis Surabaya, Baju Menyusui Modis, Baju Menyusui Online, Baju Menyusui, Baju Menyusui Murah, Baju Menyusui Murah Bandung, Baju Menyusui Murah Berkualitas, Baju Menyusui Murah Di Surabaya, Baju Menyusui Murah Meriah, Baju Menyusui Murah Modis, Baju Menyusui Murah Modis Dan Model Terbaru, Baju Menyusui Murah Multiply, Baju Menyusui Murah Online, Baju Menyusui Murah Surabaya, Baju Menyusui Murah Tanah Abang, Baju Menyusui Murah Yogyakarta, Baju Menyusui Muslimah, Baju Menyusui Muslim, Baju Menyusui Muslim - Surga Belanja Online Anda, Baju Menyusui Muslim | Baju Hamil & Menyusui
Baju Menyusui Muslim | Baju Hamil & Menyusui, Baju Menyusui Muslimah, Baju Menyusui Muslimah - Fashion Designer, Business, Baju Menyusui Muslimah Bandung, Baju Menyusui Muslimah Di Jakarta, Baju Menyusui Muslimah Jakarta, Baju Menyusui Muslimah Modis, Baju Menyusui Muslimah Murah, Baju Menyusui Muslimah Online, Baju Menyusui Muslimah Surabaya, Baju Menyusui Muslimah, Baju Ibu Menyusui Modis, Blouse, Maxi, Maxi Menyusui Model, Baju Menyusui Nyaman Dan Trendy, Baju Menyusui Online, Baju Menyusui Online Malaysia, Baju Menyusui Online Murah, Baju Menyusui Online Surabaya, Baju Menyusui Pesta/Kerja, Baju Menyusui Surabaya, Baju Menyusui Surabaya - Pusat Baju Hamil Dan Menyusui



Untuk Informasi dan Pembelian, silahkan hubungi Ibu Reren. Telp/SMS/WA : 0877.8666.2483 dan atau Pin BB 7477D234
http://bajumenyusuimodis.blogdetik.com

09/10/2015

[Informasi ASI]
Cara ASI dikeluarkan

Part 2.

Sebaliknya perasaan negatif, misalnya kesakitan, khawatir atau ragu-ragu bahwa ia tidak punya cukup ASI, dapat menghambat refleks oksitosin dan menghambat ASI mengalir. Stress akut dalam keadaan darurat juga dapat menghambat refleks. Payudara tampak seperti berhenti memproduksi ASI. Padahal, payudara tetap memproduksi ASI, tetapi tidak dapat mengalir keluar, sehingga bayi sulit untuk mendapatkannya. Untung efek ini biasanya sementara, dan dapat kembali seperti semula. Ibu membutuhkan dukungan dan kenyamanan untuk membantunya merasa tenang. Apabila bayinya tetap menyusu, ASInya akan mengalir kembali.

Sehingga hormon oksitosin kadang disebut “hormon cinta” karena hal-hal positif dapat membantu hormon ini aktif dan bekerja dengan baik, sehingga ASI pun keluar dengan lancar, dan sebaliknya. Inilah salah satu sebab kenapa menyusui meningkatkan bonding dan kedekatan pada bayi.

Bagaimana mengetahui hormon oksitosin kita aktif? Biasanya ketika hormon ini aktif, ibu akan merasakan beberapa sensasi:

Sensasi diperas atau gelenyar di dalam payudara sesaat sebelum atau selama ia menyusui bayinya.
ASI mengalir keluar dari payudaranya saat ia memikirkan bayinya, atau mendengar bayinya menangis.
ASI menetes pada payudaranya yang lain, ketika bayinya menyusu.
ASI mengalir dari payudaranya dalam semburan yang halus, jika bayi melepaskan payudara selama menyusu.
Adanya nyeri yang berasal dari kontraksi rahim, kadang diiringi keluarnya darah, selama menyusui di minggu pertama.
lsapan yang lambat dalam dan tegukan oleh bayi, menunjukkan ASI mengalir ke dalam mulutnya.
Rasa haus

Informasi Ini dipersembahkan oleh
Baju Menyusui Amaira
Cp : Ibu REREN Costa
WhatApps : 0877 8666 2483

Sumber : Modul Pelatihan Konseling Menyusui 40 Jam WHO-Unicef

[Informasi ASI]Cara ASI dikeluarkanPart 1.Ketika ASI sudah diproduksi di dalam alveoli, ASI belum dapat dikeluarkan mela...
08/10/2015

[Informasi ASI]
Cara ASI dikeluarkan

Part 1.

Ketika ASI sudah diproduksi di dalam alveoli, ASI belum dapat dikeluarkan melalui saluran ASI dan puting, bayi akan mengeluarkan ASI ketika alveoli diperah oleh otot-ototnya dan keluar melalui saluran ASI menuju puting, untuk itu payudara membutuhkan 1 hormon lain untuk mengeluarkan ASI dari alveoli ke saluran ASI, hormon ini disebut Oksitosin.Hormon ini diproduksi ketika bayi menyusu, rangsangan sensorik menyusui membuat otak –melalui kelenjar pituitari bagian belakang- mengirim hormon oksitosin agar otot alveoli berkontraksi untuk mengeluarkan ASI menuju saluran. Makanya hormon ini disebut hormon pengaliran ASI atau lebih keren disebut ‘let-down reflex’ (LDR).

Hormon ini diproduksi lebih cepat dari pada hormon prolaktin. Hormon ini membuat ASI mengalir untuk bayi menyusu saat ini atau ketika proses menyusui berlangsung. Oksitosin membuat rahim ibu berkontraksi sesudah persalinan. Kontraksi ini membantu mengurangi perdarahan, namun kadang menyebabkan nyeri rahim dan keluarnya darah selama menyusui pada beberapa hari pertama, beberapa ibu bahkan merasakan nyeri yang sangat hebat.

Perasaan yang positif, misalnya perasaan senang dan puas terhadap bayinya, atau memikirkan bayinya dengan penuh kasih, dan merasa percaya diri bahwa ASI-nya adalah yang terbaik untuk bayinya, dapat membantu refleks oksitosin bekerja dan ASInya mengalir. Sensasi-sensasi seperti menggendong, menyentuh atau menatap bayinya, atau mendengar bayinya menangis, juga dapat membantu refleks oksitosin.

Informasi Ini dipersembahkan oleh
Baju Menyusui Amaira
Cp : Ibu REREN Costa
WhatApps : 0877 8666 2483

Sumber : Modul Pelatihan Konseling Menyusui 40 Jam WHO-Unicef

08/10/2015

[Informasi IMD (Inisiasi Menyusui Dini)]

Part 4.

Fase-fase yang terjadi saat IMD akan dialami oleh semua bayi di dunia. Setelah bayi lahir, bayi dipotong tali pusatnya, kemudian dikeringkan, KECUALI punggung tangannya. Kepala bayi dipasangkan topi, bayi diletakan di dada ibu dimana akan terjadi perlekatan kulit ke kulit (skin to skin contact). Punggung bayi saja yang diselimuti, sementara bagian badan bayi dibiarkan telanjang.

Fase-fase Inisiasi Menyusu Dini :

Bayi diletakan bertelanjang dada di atas dada ibunya
Selama kurang lebih 30 menit bayi akan diam namun bayi dalam kondisi siaga. Fase ini merupakan fase peralihan dari dalam kandungan ke luar kandungan
Bayi akan mulai menggerakan kepalanya, bayi akan menoleh ke kiri dan kanan
Bayi akan membaui dan menjilati punggung tangan yang masih basah oleh air ketuban, karena bau air ketuban menjadi penunjuk bagi bayi untuk bisa mencari payudara ibunya
Bayi akan bergerak menuju payudara ibunya, kaki akan dihentak-hentakan agar badan terdorong ke arah payudara
Bayi akan menjilati puting, mengulum kemudian menghisap payudara

Informasi Ini dipersembahkan oleh
Baju Menyusui Amaira
Cp : Ibu REREN Costa
WhatApps : 0877 8666 2483

(Disarikan dari presentasi dr. Utami Roesli, Sp.A, FABM, IBCLC pada pelatihan konseling menyusui WHO-Unicef 40 jam)

06/10/2015

[Informasi IMD (Inisiasi Menyusui Dini)]

Part 3.

Proses Inisiasi Menyusu Dini ini berlangsung minimal satu jam, bahkan bisa sampai 2 jam pertama, semua tergantung pada kondisi bayi, proses persalinan apakah persalinan normal atau operasi (sectio caesaria), dan kondisi ibu. Sebelum melakukan proses IMD sebaiknya diketahui dulu syaratnya. Inisiasi Menyusu Dini dapat dilakukan jika ibu dan bayi dalam keadaan SEHAT, BUGAR, TIDAK GAWAT DARURAT. Jika ketiga syarat tersebut terpenuhi, maka bayi dan ibu berhak mendapatkan IMD, meskipun kelahiran dilakukan melalui operasi caesar.

Informasi Ini dipersembahkan oleh
Baju Menyusui Amaira
Cp : Ibu REREN Costa
WhatApps : 0877 8666 2483

(Disarikan dari presentasi dr. Utami Roesli, Sp.A, FABM, IBCLC pada pelatihan konseling menyusui WHO-Unicef 40 jam)

05/10/2015

[Informasi IMD (Inisiasi Menyusui Dini)]

Part 2.

Manfaat dalam melakukan Inisiasi Menyusu Dini banyak sekali, diantaranya adalah:

Mencegah perdarahan pada ibu pasca bersalin, karena hisapan bayi pada puting akan merangsang hormon oksitosin sehingga otot rahim akan berkontraksi
Termoregulasi, suhu tubuh ibu akan naik untuk menghangatkan bayi sehingga mencegah bayi mengalami hipothermia.
Pembentukan koloni bakteri baik pertama, pada saat IMD bayi akan menjilati kulit ibunya, sehingga terjadi pemindahan bakteri dari kulit ibunya ke sakuran cerna bayi
BONDING , terbentuk ikatan yang kuat antara ibu, bayi dan ayah yang mendampingi proses IMD
Membantu keberhasilan proses menyusui, karena pada saat IMD bayi akan belajar menghisap dan melekat pada payudara. Pada satu jam pertama, insting bayi yang terbentuk akan terlatih dan diingat oleh bayi.
Bayi mendapatkan KOLOSTRUM yang banyak mengandung protein anti infektif sehingga melindungi bayi dari infeksi.

Informasi Ini dipersembahkan oleh
Baju Menyusui Amaira
Cp : Ibu REREN Costa
WhatApps : 0877 8666 2483

(Disarikan dari presentasi dr. Utami Roesli, Sp.A, FABM, IBCLC pada pelatihan konseling menyusui WHO-Unicef 40 jam)

04/10/2015

[Informasi IMD (Inisiasi Menyusui Dini)]

Part 1.

Inisiasi menyusu dini (IMD) adalah proses menyusu segera yang dilakukan dalam satu jam pertama setelah bayi lahir. Satu jam pertama kelahiran bayi adalah saat paling penting, karena di masa satu jam pertama ini terjadi fase kehidupan yang mempengaruhi proses menyusui. Setelah bayi lahir, semua bayi dari ras manapun akan mengalami fase yang sama, yakni fase untuk mempertahankan fungsi kehidupannya yaitu insting untuk mencari sumber makanan (menyusui).

03/10/2015

[Tips Menyusui]

Pentingnya “Mengosongkan” Payudara

Ketika ASI dikeluarkan secara rutin, payudara terpacu untuk memproduksi ASI lagi bagi kegiatan menyusui selanjutnya. Sementara jika tidak dikeluarkan atau terlalu jarang dikeluarkan, ASI yang tersisa di payudara akan menghambat produksi selanjutnya. Di waktu-waktu setelah itu produksi ASI akan dikurangi.

Begitupun ketika bayi jarang disusui dan payudara jarang dikosongkan karena manajemen menyusui yang kurang tepat, payudara akan menganggap ia memproduksi ASI terlalu banyak sehingga akan mengurangi produksi. Hal ini perlu dihindari, dalam setiap sesi menyusui setidak-tidaknya kita perlu mengosongkan satu payudara agar produksi ASI tetap lancar.
Posisi dan pelekatan yang baik juga sangat penting agar bayi dapat mengosongkan payudara dengan efektif.

Tips Ini dipersembahkan oleh
Baju Menyusui Amaira
Cp : Ibu REREN Costa
WhatApps : 0877 8666 2483

02/10/2015

[Tips Menyusui]
Pentingnya Memerah ASI

Jika saat Inisiasi Menyusu Dini dan dalam 6 jam pertama bayi tampak belum lancar menyusu, ibu disarankan sudah mulai memerah ASI yang masih dalam bentuk kolostrum dan memberikannya kepada bayi. Hal ini menjamin asupan bayi dan melancarkan proses diproduksinya ASI. Ibu bisa menampung kolostrumnya di sendok atau spuit kecil (bisa meminta ke pihak rumah sakit), dan langsung meminumkannya ke bayi.

Tips Ini dipersembahkan oleh
Baju Menyusui Amaira
Cp : Ibu REREN Costa
WA 0877 8666 2483

01/10/2015

[Informasi Menyusui]

Part 4.

Dari uraian part 1, 2 dan 3 kita bisa mengambil kesimpulan, untuk melancarkan proses keluarnya ASI ada beberapa poin yang dapat kita lakukan :

a. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) segera setelah lahir metode ampuh merangsang ASI cepat keluar. Ibu merasa tenang, bahagia, bisa melihat dan menyentuh bayi. Semua sensasi indera dan perasaan tersebut akan merangsang dikeluarkannya oksitosin.

b. Setelah IMD selesai, kebersamaan ibu dan bayi dilanjutkan dengan rawat gabung. Selalu dekat dengan bayi akan menenangkan hati ibu dan memudahkan ibu merespon kebutuhan bayi. Tanda ingin menyusu pada bayi baru lahir kadang sangat halus, jika jauh dari bayi ibu akan sulit merespon, kita mungkin akan melewatkan beberapa jadual menyusui, sehingga rangsangan untuk memproduksi ASI kurang dari semestinya.Hisapan bayi akan memancing refleks pengeluaran ASI ini dalam 54 detik sementara p***a ASI memerlukan waktu sekitar 4 menit. Karena hisapan bayi adalah stimulus terbaik, maka memberi kesempatan bayi seluas-luasnya untuk menyusu adalah hal yang sangat penting.

c. Ibu baru melahirkan perlu dukungan dari sekitar agar perasannya tetap positif. Suami, keluarga, nakes yang membantu persalinan, seyogyanya adalah pihak-pihak yang telah siap dengan dukungan penuh untuk menyusui.

d. Ibu sendiri perlu berusaha untuk senantiasa berpikiran positif, dukungan sempurna tak selalu didapatkan. Melengkapi diri dengan kesiapan mental dan pengetahuan yang cukup, akan sangat membantu kesiapan menyusui.

e. Ibu bisa menggunakan berbagai metode untuk melancarkan proses keluarnya ASI, seperti : kompres hangat, mandi air hangat, masase payudara, pijat oksitosin (pijat punggung atas) dan mempraktikkan teknik relaksasi. Demikian juga stimulus pada puting (sentuh, putar) secara halus dan hati-hati juga dapat merangsang refleks oksitosin.

30/09/2015

[Informasi Menyusui]

Part 3.

Hal-hal yang Dapat Membantu Hormon-hormon Menyusui

Nah, sekarang mari kita kembali ke pertanyaan tadi, jadi… Bagaimanakah caranya agar ASI kita cepat “keluar” saat baru melahirkan?

Seperti tadi sudah disinggung, keberadaan hormon prolaktin dan oksitosin sangat dipengaruhi oleh hisapan bayi. Karena kerja payudara dalam membuat dan mengeluarkan susu dipengaruhi oleh kedua hormon tersebut, yang keduanya akan hadir ketika bayi menghisap payudara, maka cara memperbanyak ASI yang terbaik adalah tentu saja dengan memberi kesempatan pada bayi untuk menyusu sesering mungkin.

Selain itu, hormon oksitosin – yang bertugas mengeluarkan ASI – memiliki cara kerja yang unik, hormon ini bisa mulai muncul sejak sebelum bayi menyusu. Hormon ini sangat mudah dipengaruhi pikiran, perasaan dan sensasi yang ditangkap oleh panca indera ibu. Perasaan senang, kasih sayang dan percaya diri dapat membantu oksitosin bekerja. Sensasi seperti menatap dan menyentuh bayi pun (apalagi kontak kulit yang banyak) akan membantu refleks oksitosin. Itu sebabnya sering kali ketika mendengar bayi tangisan bayi atau bahkan baru saja teringat kepada bayinya, ibu sudah dapat merasakan ASInya menetes keluar.

Sebaliknya, perasaan negatif akan menghambat refleks ini. Sakit, khawatir, atau ragu-ragu misalnya. Jadi saat ibu baru melahirkan, sangat penting untuk selalu dekat bayi, mudah melihat, menyentuh, dan merespon bayi. Dan sangat penting untuk menjaga perasaan ibu agar tetap tenang dan percaya diri. Jika refleks oksitosin ibu tak bekerja dengan baik ASI akan sulit keluar, bisa membuat kita menganggap seakan-akan ibu belum ada ASInya.

29/09/2015

[Informasi Menyusui]

Part 2.

Bagaimanakah cara ASI diproduksi dan dikeluarkan?

Cara tubuh kita memproduksi dan mengeluarkan ASI

ASI diproduksi di dalam payudara oleh kelenjar penghasil ASI. Dalam memproduksi ASI, kerja sel-sel penghasil ASI dipengaruhi oleh “perintah” dari sebuah hormon yang biasa disebut hormon prolaktin. Hormon ini memerintahkan payudara untuk menghasilkan susu.
Sementara itu di sekeliling sel-sel penghasil ASI ada sel-sel otot yang tugasnya berkontraksi untuk “memompa” mengeluarkan ASI yang telah dibuat ke saluran-saluran ASI yang bermuara di puting. Sel-sel “pemompa ASI” tersebut dipengaruhi hormon yang dikenal sebagai oksitosin.

Proses keluarnya ASI ini menjelaskan kenapa meski kita merasa payudara ada isinya tapi ASI tidak terus-menerus mengalir keluar sepanjang waktu hingga baju basah kuyup. Refleks payudara ketika sedang mengeluarkan ASI biasa disebut refleks oksitosin, atau refleks pengeluaran ASI, atau mungkin ada yang mengenalnya dengan istilah let down reflex (LDR).

Kedua hormon tersebut, baik oksitosin maupun prolaktin, sama-sama dipengaruhi oleh hisapan bayi pada payudara ibu. Hisapan bayi akan merangsang dikeluarkannya hormon prolaktin yang memerintahkan kantung alveoli membuat ASI, dan akan memerintahkan hormon oksitosin mengeluarkan ASI dari payudara.

Ketika bayi baru lahir, hisapan bayi akan merangsang payudara mengeluarkan ASI yang telah ada sejak kehamilan dalam bentuk kolostrum. Kolostrum akan keluar di hari-hari pertama dalam jumlah 2-20 mililiter tiap sesi menyusui, kemudian proses produksi ASI selanjutnya berubah seiring dengan semakin tingginya jumlah prolaktin.

Address

Jalan Kalisari II No. 3a
Jakarta
13710

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

087786662483

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jual Baju Menyusui Modis - Amaira Nursing Wear 0877.8666.2483 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share