Produsen Kaos Anak Muslim Sukabumi WA 0857-2119-6549

Produsen Kaos Anak Muslim Sukabumi WA 0857-2119-6549 0857-2119-6549 (Isat), Jual Baju Bayi, Jual Kaos Anak, Jual Baju Anak, Jual Pakaian bayi, Jual Pakaian anak

0857-2119-6549 (Isat), baju bayi perempuan, baju bayi lucu, baju bayi laki laki, baju bayi baru lahir, baju bayi murah, baju bayi perempuan baru lahir, baju bayi baru lahir lucu, baju bayi online, baju bayi perempuan branded, kaos anak muslim, kaos anak, kaos anak karakter, kaos anak perempuan, kaos anak jalanan, kaos anak branded, kaos anak racing, kaos anak karakter disney murah, kaos anak laki

laki, kaos anak muda, baju anak, baju anak perempuan, baju anak branded, baju anak laki laki, baju anak murah, baju anak import, baju anak branded murah, baju anak perempuan lucu, baju anak perempuan terbaru, baju anak kita, pakaian bayi, pakaian bayi baru lahir, pakaian bayi perempuan, pakaian bayi lucu, pakaian bayi murah, pakaian bayi online, pakaian bayi laki-laki 3-6 bulan, pakaian bayi tts, pakaian bayi baru lahir grosir, pakaian anak, pakaian anak murah, pakaian anak branded, pakaian anak laki-laki, pakaian anak perempuan, pakaian anak2, pakaian anak muda, pakaian anak perempuan lucu, pakaian anak anak terbaru,

----------------------------------------
Assalamualaikum Bunda Ayah...
Kami dari Camel Kids Menjual Kaos Anak Karakter

Informasi dan Order Silahkan Hubungi Ibu Nining melalui:

SMS/Telp/WA/BBM:
WA 0857-2119-6549 (Isat)
SMS 085659499544 (Isat)
BB 5F58E554

Open Reseller:
WA 0857-2119-6549 (Isat) Pin BB 5F58E554
Ibu Nining

Perbincangan Suami Istri Yang Ada Cita-Cita Islam
02/11/2016

Perbincangan Suami Istri Yang Ada Cita-Cita Islam

Pembicaraan lumrah antara suami istri tentunya adalah berbincang untuk menghiburkan satu sama lain, untuk mendatangkan ghairah satu sama lain agar kasih sayang bertambah. Jika pada suami istri tersebut ada cita-cita Islam, maka cita-cita tersebut akan nampak pada pembicaraan sehari-hari pada suami i...

Ayah Bunda...Pernah kepikiran gak..siapa sih yang nemuin1 hari tu ada 24 Jam. dan1 tahun tu ada 360 hariYa.. Al Battani ...
29/10/2016

Ayah Bunda...
Pernah kepikiran gak..
siapa sih yang nemuin

1 hari tu ada 24 Jam. dan
1 tahun tu ada 360 hari

Ya.. Al Battani dialah Seorang Ilmuwan Muslim Penemunya

Nah.. lewat Camel-Kids.com kita ajarkan ke anak tercinta kita para Ilmuwan Muslim, semoga anak-anak kita bisa meneladaninya. Amin

"AL BATTANI"
(MUSLIM SCIENTIST)
THE INVENTOR
1 DAY = 24 OUR
1 YEAR = 360 DAY

------------------------------------------
PESAN SEKARANG!
WA 0857 2119 6549
PIN 5F58E554

Koleksi lengkap Kunjungi camel-kids.com

Melatih Anak Berpakaian SendiriAbu dan Ummu, anak usia 2-3 tahun, sebenarnya sudah bisa diajari berpakaian sendiri. Mema...
19/10/2016

Melatih Anak Berpakaian Sendiri

Abu dan Ummu, anak usia 2-3 tahun, sebenarnya sudah bisa diajari berpakaian sendiri. Memang, hasilnya belum prima, tapi minimal Anda sudah mengajarkannya mandiri dan punya percaya diri.
Mengajar anak berpakaian bukan saja melatih motorik tubuhnya, tetapi sekaligus melatih kemandiriannya.
Sejak anak berusia 2 tahun mereka sudah mengenal instruksi, sehingga Anda sudah bisa mulai mengajarkan bagaimana memakai baju. Misalnya, “Ayo, Kakak pakai baju sendiri, tangan kanan dulu, tangannya ke atas.” Atau, “Mari pakai celana! Angkat kakinya, nah, masukkan ke dalamnya. Ya, kini yang sebelah kiri. Kemudian tarik ritsletingnya.”

Agar lebih efektif, Abu dan Ummu bisa memberi contoh secara langsung dan menyuruh si anak melakukannya secara langsung p**a. Dalam hal membantu berpakaian, berbeda-beda kadarnya, tergantung tahap pengembangan keterampilan anak masing-masing. Namun jangan terkejut jika pada tahap awal ini, baru disuruh memakai celana, si kecil kemudian sudah melesat lari keluar.

Untuk itu diperlukan kesabaran ekstra dari Abu dan Ummu. Tak ada salahnya, saat membantunya memakai pakaian, Abu dan Ummu mengemukakan harapan-harapannya. Misalnya, “Sebentar lagi Adik juga bisa memakai pakaian sendiri. Kan, enak, kalau basah bisa buka sendiri, bisa ganti sendiri, nggak perlu nunggu Ummi.” Hal ini akan lebih mendorong keinginannya untuk mampu mengerjakannya sendiri.

Abu dan Ummu, barulah pada usia 2,5 – 3 tahun umumnya mereka sudah agak mahir memakai baju sendiri. Nah, untuk keadaan ini, sebaiknya Abu dan Ummu hanya memberi aba-aba saja dari jauh. “Ya, masukkan sabuknya ke lubang itu. Tangannya begini, lalu bajunya dibeginikan.” Begitu seterusnya, sampai akhirnya ia sudah bisa dilepas sendiri pada usia 3,5 tahun.

Memang, si kecil terkadang ngotot ingin memakai bajunya sendiri tidak sesuai petunjuk ummi-nya. Baru kalau tak bisa, dia akan teriak-teriak, “Bagaimana, sih, Mi?” Sekali lagi, Anda harus sabar. Lebih baik kita biarkan saja ia melakukan sendiri, toh akhirnya ia akan minta bantuan juga.

Mengapa demikian? Karena pada saat usia 2 tahunan, si kecil sudah mulai mengembangkan otonominya. Ia mulai ingin melakukan apa-apa sendiri. Untuk itu, pada tahap awal ini, lebih baik anak diajarkan memakai yang sederhana dulu. Misalnya, pakai kaos kaki sendiri atau memakai baju yang mudah. Jangan dulu mengajarkannya memakai pakaian yang banyak tali, yang akan menyulitkan anak.

Tapi, jangan buru-buru mengharapkan hasil yang sempurna. Ada anak yang cepat bisa, ada p**a yang lambat. Sebaiknya latih sejak ia berusia 2 tahun meski umumnya baru setahun kemudian mereka mampu. Soalnya, kalau tak didorong sejak kecil, ia tak akan pernah mampu melakukannya. Anak jadi malas meski sebetulnya bisa. Dengan kata lain, bukan hanya soal kemampuan, namun kemauan pun menunjang keberhasilan anak.

Ingat Abu dan Ummu, tak perlu risau p**a jika si kecil kerap “melawan” saat dilatih mengenakan pakaian. Masalahnya, anak umur 2,5 – 3 tahun sedang giat-giatnya menunjukkan kemauannya sendiri. Egonya mulai tumbuh. Karena ia mulai sadar, ia adalah pribadi yang lain dari orang lain. Anak cenderung untuk bilang tidak. Ngotot, itulah cirinya. Seakan ingin meyakinkan, “Kalau saya bilang tidak, orang lain tak bisa bilang apa-apa!”

Nah, kalau anak sudah ngotot, dekati ia secara persuasif. Jika ia ingin memakai baju sendiri, biarkan saja. Kalau hasilnya belum beres, bawa saja ia ke depan cermin untuk melihat sendiri hasilnya dan beri tahu kesalahannya. Kalau ia mengenakan kausnya terbalik, katakan padanya, gambar kausnya yang seharusnya di depan, jadi tak terlihat. Baiklah Abu dan Ummu, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

sumber :
http://majalahsakinah.com

website keluarga islam

28/09/2016

Saat ini maraknya sekolah dini dan kursus membaca seta berhitung di usia dini kadang membuat kita bersegera untuk menyekolahkan si kecil agar pintar. Para peneliti dunia telah menegaskan bahwa anak…

CaraTips  Mendidik Anak Menjadi Pislamntar Secara IslamiAnak pintar dan sholeh. Orang tua mana yang tak ingin mempunyai ...
27/09/2016

CaraTips Mendidik Anak Menjadi Pislamntar Secara Islami

Anak pintar dan sholeh. Orang tua mana yang tak ingin mempunyai anak seperti itu. Namun hal itu tidak bisa sejekap didapatkan. Butuh proses yang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan agar bisa mendapatkan anak yang pintar juga soleh. Menurut Islam, pendidikan anak yang pertama dan utama adalah pendidikan dari dalam rumah, tepatnya dari orang tua mereka yang dimulai dari pembentukan sikap, mental dan akhlak yang baik.

Cara mendidik anak secara islami bisa dilihat dari cara bagaimana Rasulullah mendidik anak-anaknya, beliaulah sebaik-baiknya teladan. Namun karena kita sudah tidak bisa berjumpa dengan beliau lagi, kita bisa mempelajari cara mendidik anak yang beliau ajarkan melalui buku-buku parenting islami ataupun para psikiater parenting islami ternama yang banyak tersebar di zaman ini.

Nah, pada artikel kali ini. Kami akan menjelaskan tips cara mendidik anak supaya pinta secara Islami yang diambil dari berbagai sumber. Yuk, mari simak penjelasannya.

1. Ketahui Pribadi Anak Seutuhnya
Sebagai orang tua, wajib bagi kita untuk tahu semua kepribadian anak kita. Bagaimana mungkin kita bisa memahaminya namun kita tidak mengetahui kepribadiannya secara utuh? Sesibuk apapun anda, coba sediakan waktu bagi anak untuk sekedar menyapa, mengobrol ataupun memeluknya. Dengan hal-hal kecil seperti ini, kita kan bisa mengetahui kepribadian anak secara perlahan namun pasti. Hal ini juga lah yang membuat anak akan terbuka pada orang tuanya. Karena orang tuanya begitu perhatian dengan anaknya.

2. Jadikan Setiap Harinya Menjadi Waktu yang Sangat Berharga
Jika sedang berhadapan dengan anak kita, tunjukkanlah rasa betapa bahagianya kita mempunyai anak seperti mereka. Jadilah selalu gembira di anak-anak kita. Buatlah saat-saat yang berkesan dan tak terlupakan saat sedang bersama anak. Misalnya dengan berbaagi tawa, cerita, bemain bersama, memeluknya dengan penuh kasih sayang dan sebagainya. Hal ini akan sangat berdampak bagus pada psikologis anak. Anak yang sangat dekat dengan orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, mental yang kuat dan dapat bersaing berkompetisi dengan yang lainnya.

3. Orang Tua yang Baik adalah Pendengar yang Baik
Biasanya banyak orang tua kesulitan melakukan hal yang satu ini. Ya, menjadi pendengar yang baik ketika anak sedang berbicara. Sering kita temui, disela-sela kesibukan aktfitas orang tua, terkadang anak sering bercerita mengenai suatu hal namun orang tua tidak mendengarkan cerita sang anak. Cobalah rubah sikap itu, walaupun sedang sibuk, paksakan untuk mendengar cerita anak kita. Dengarkanlah sepenuh hati dengan penuh kasih sayang. Lupakan diri anda sebagai pribadi seorang yang dewasa dan termpatkanlah diri dari sudut pandang anak anda. Insha Allah dengan cara ini, anak akan semakin merasa dihargai dan mereka pun akan bersemangat ketika kita berbicara padanya. Segala perintah kebaikan kita padanya inshaa Allah akan dipenuhi.

4. Tunjukan Kebahagian dengan tertawa, Karena kebahagiaan itu menular.
Buatlah momen setiap harinya anda bersama keluarga itu menyenangkan. Walaupun sedang dalam keadaan susah, jangan sekali-kali tampakkan raut kesedihan pada anak anda. Lihatlah keajaiban dari kasih sayang dan kegembiran yang anda bawa kepa keluarga anda. Anak anda akan menjadi bahagia, dengan begitu potensi terbaiknya akan selalu keluar maksimal.

5. Membacakan Cerita
Menurut Dr. Rosmarie Truglio seorang pakar pendidikan dengan memberikan anak cerita akan membuat anak itu mencintai buku bacaan, menambah keterampilan berbahasa pada anak, serta memberi kosakata baru disetiap cerita yang akan diserap oleh otak anak. Jangan ada alasan nanti anak anda tidak mengerti atau tidak terlalu dini. Dengan memberikan cerita sebelum tidur maka akan membuat anak lebih pintar dalam menguasai kosa kata dan berbahasa. Terlebih jika memberikan bacaan buku lengkap dengan gambar yang sangat lucu serta menarik.

6. Sarapan Pagi
Sudahkah anda mengetahui bahwa sarapan pagi bisa mempertajam ingatan anak anda? Hal ini sudah dibuktikan sejak tahun 1970 dari banyak penelitian. Usahakan anak selalu makan sebelum berangkat sekolah. Walaupun hanya memakan keju atau roti itu lebih baik dari pada tidak sama sekali.

7. Mengenal Alam
Sejak dari dini, usahakan anak muai dikenakan dengan alam sekitar, batasi waktu sekitar 20 menit setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya konsentrasi serta memori otak, terutama pada sikap perhatian anak dalam menangkap suatu pelajaran. Nuansa alam sepertinya dapat memberikan kesegaran pada otak anak dan memberikan efek relaksasi otot serta mental ditengah aktifitas anak. Dengan berjalan-jalan di sawah, membaca buku ditengah rerumputan atau bahkan berenang di danau nan segar akan menambah daya fungsi otak serta kepuasan tersendiri pada anak. Jangan lupa jika ingin mengenal alam, anak anda bisa sambil memakai kaos anak muslim "Camel Kids". Sebab selain dikenalkan dengan alam anak anda pun dikenalkan dengan nilai-nilai islami melalui kaos yang dia pakai. Kaos Camel kids sangat cocok untuk di pakai bermain atau berlibur. Bahannya nyaman dan adem, bisa menyerap keringat anak.

Demikian tips mengenai cara bagaimana supaya anak menjadi cerdas secara islami. Semoga bermanfaat ya buat para bunda dan ayah yang ingin membuat anaknya semakin pintar dan soleh. Amin. ■

Oleh: team camel-kids
Sumber : http://camel-kids.com/berita/detail/tips-cara-mendidik-anak-menjadi-pintar-secara-islami-9357.html

camel kids hadir untuk membantu bunda dan ayah dalam menjaga, merawat, mendidik dan menemani hari-hari anak lewat kaos yang dipakainya. insyaallah

26/09/2016
24/09/2016

Adzan merupakan panggilan untuk menunaikan shalat bagi para umat agama islam. Dan yang menyerukan adzan di sebut Muadzin. Adzan memiliki banyak keistimewa

7 Tips Cara Mendidik Anak Menjadi Pintar Secara IslamiAnak pintar dan sholeh, orang tua mana yang tak ingin mempunyai an...
23/09/2016

7 Tips Cara Mendidik Anak Menjadi Pintar Secara Islami

Anak pintar dan sholeh, orang tua mana yang tak ingin mempunyai anak seperti itu. Namun hal itu tidak bisa sejekap didapatkan. Butuh proses yang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan agar bisa mendapatkan anak yang pintar juga soleh. Menurut Islam, pendidikan anak yang pertama dan utama adalah pendidikan dari dalam rumah, tepatnya dari orang tua mereka yang dimulai dari pembentukan sikap, mental dan akhlak yang baik.

Cara mendidik anak secara islami bisa dilihat dari cara bagaimana Rasulullah mendidik anak-anaknya, beliaulah sebaik-baiknya teladan. Namun karena kita sudah tidak bisa berjumpa dengan beliau lagi, kita bisa mempelajari cara mendidik anak yang beliau ajarkan melalui buku-buku parenting islami ataupun para psikiater parenting islami ternama yang banyak tersebar di zaman ini.

Nah, pada artikel kali ini. Kami akan menjelaskan tips cara mendidik anak supaya pinta secara Islami yang diambil dari berbagai sumber. Yuk, mari simak penjelasannya.

1. Ketahui Pribadi Anak Seutuhnya
Sebagai orang tua, wajib bagi kita untuk tahu semua kepribadian anak kita. Bagaimana mungkin kita bisa memahaminya namun kita tidak mengetahui kepribadiannya secara utuh? Sesibuk apapun anda, coba sediakan waktu bagi anak untuk sekedar menyapa, mengobrol ataupun memeluknya. Dengan hal-hal kecil seperti ini, kita kan bisa mengetahui kepribadian anak secara perlahan namun pasti. Hal ini juga lah yang membuat anak akan terbuka pada orang tuanya. Karena orang tuanya begitu perhatian dengan anaknya

2. Jadikan Setiap Harinya Menjadi Waktu yang Sangat Berharga
Jika sedang berhadapan dengan anak kita, tunjukkanlah rasa betapa bahagianya kita mempunyai anak seperti mereka. Jadilah selalu gembira di anak-anak kita. Buatlah saat-saat yang berkesan dan tak terlupakan saat sedang bersama anak. Misalnya dengan berbaagi tawa, cerita, bemain bersama, memeluknya dengan penuh kasih sayang dan sebagainya. Hal ini akan sangat berdampak bagus pada psikologis anak. Anak yang sangat dekat dengan orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, mental yang kuat dan dapat bersaing berkompetisi dengan yang lainnya.

3. Orang Tua yang Baik adalah Pendengar yang Baik
Biasanya banyak orang tua kesulitan melakukan hal yang satu ini. Ya, menjadi pendengar yang baik ketika anak sedang berbicara. Sering kita temui, disela-sela kesibukan aktfitas orang tua, terkadang anak sering bercerita mengenai suatu hal namun orang tua tidak mendengarkan cerita sang anak. Cobalah rubah sikap itu, walaupun sedang sibuk, paksakan untuk mendengar cerita anak kita. Dengarkanlah sepenuh hati dengan penuh kasih sayang. Lupakan diri anda sebagai pribadi seorang yang dewasa dan termpatkanlah diri dari sudut pandang anak anda. Insha Allah dengan cara ini, anak akan semakin merasa dihargai dan mereka pun akan bersemangat ketika kita berbicara padanya. Segala perintah kebaikan kita padanya inshaa Allah akan dipenuhi.

4. Tunjukan Kebahagian dengan tertawa, Karena kebahagiaan itu menular.
Buatlah momen setiap harinya anda bersama keluarga itu menyenangkan. Walaupun sedang dalam keadaan susah, jangan sekali-kali tampakkan raut kesedihan pada anak anda. Lihatlah keajaiban dari kasih sayang dan kegembiran yang anda bawa kepa keluarga anda. Anak anda akan menjadi bahagia, dengan begitu potensi terbaiknya akan selalu keluar maksimal.

5. Membacakan Cerita
Menurut Dr. Rosmarie Truglio seorang pakar pendidikan dengan memberikan anak cerita akan membuat anak itu mencintai buku bacaan, menambah keterampilan berbahasa pada anak, serta memberi kosakata baru disetiap cerita yang akan diserap oleh otak anak. Jangan ada alasan nanti anak anda tidak mengerti atau tidak terlalu dini. Dengan memberikan cerita sebelum tidur maka akan membuat anak lebih pintar dalam menguasai kosa kata dan berbahasa. Terlebih jika memberikan bacaan buku lengkap dengan gambar yang sangat lucu serta menarik.

6. Sarapan Pagi
Sudahkah anda mengetahui bahwa sarapan pagi bisa mempertajam ingatan anak anda? Hal ini sudah dibuktikan sejak tahun 1970 dari banyak penelitian. Usahakan anak selalu makan sebelum berangkat sekolah. Walaupun hanya memakan keju atau roti itu lebih baik dari pada tidak sama sekali.

7. Mengenal Alam
Sejak dari dini, usahakan anak muai dikenakan dengan alam sekitar, batasi waktu sekitar 20 menit setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya konsentrasi serta memori otak, terutama pada sikap perhatian anak dalam menangkap suatu pelajaran. Nuansa alam sepertinya dapat memberikan kesegaran pada otak anak dan memberikan efek relaksasi otot serta mental ditengah aktifitas anak. Dengan berjalan-jalan di sawah, membaca buku ditengah rerumputan atau bahkan berenang di danau nan segar akan menambah daya fungsi otak serta kepuasan tersendiri pada anak. Jangan lupa jika ingin mengenal alam, anak anda bisa sambil memakai kaos anak muslim "Camel Kids". Sebab selain dikenalkan dengan alam anak anda pun dikenalkan dengan nilai-nilai islami melalui kaos yang dia pakai. Kaos Camel kids sangat cocok untuk di pakai bermain atau berlibur. Bahannya nyaman dan adem, bisa menyerap keringat anak.

Demikian tips mengenai cara bagaimana supaya anak menjadi cerdas secara islami. Semoga bermanfaat ya buat para bunda dan ayah yang ingin membuat anaknya semakin pintar dan soleh. Amin. ■

Oleh: team camel-kids
Sumber : 7 Tips Cara Mendidik Anak Menjadi Pintar Secara Islami

Anak pintar dan sholeh, orang tua mana yang tak ingin mempunyai anak seperti itu. Namun hal itu tidak bisa sejekap didapatkan. Butuh proses yang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan agar bisa mendapatkan anak yang pintar juga soleh. Menurut Islam, pendidikan anak yang pertama dan utama adalah pendidikan dari dalam rumah, tepatnya dari orang tua mereka yang dimulai dari pembentukan sikap, mental dan akhlak yang baik.

Cara mendidik anak secara islami bisa dilihat dari cara bagaimana Rasulullah mendidik anak-anaknya, beliaulah sebaik-baiknya teladan. Namun karena kita sudah tidak bisa berjumpa dengan beliau lagi, kita bisa mempelajari cara mendidik anak yang beliau ajarkan melalui buku-buku parenting islami ataupun para psikiater parenting islami ternama yang banyak tersebar di zaman ini.

Nah, pada artikel kali ini. Kami akan menjelaskan tips cara mendidik anak supaya pinta secara Islami yang diambil dari berbagai sumber. Yuk, mari simak penjelasannya.

1. Ketahui Pribadi Anak Seutuhnya
Sebagai orang tua, wajib bagi kita untuk tahu semua kepribadian anak kita. Bagaimana mungkin kita bisa memahaminya namun kita tidak mengetahui kepribadiannya secara utuh? Sesibuk apapun anda, coba sediakan waktu bagi anak untuk sekedar menyapa, mengobrol ataupun memeluknya. Dengan hal-hal kecil seperti ini, kita kan bisa mengetahui kepribadian anak secara perlahan namun pasti. Hal ini juga lah yang membuat anak akan terbuka pada orang tuanya. Karena orang tuanya begitu perhatian dengan anaknya

2. Jadikan Setiap Harinya Menjadi Waktu yang Sangat Berharga
Jika sedang berhadapan dengan anak kita, tunjukkanlah rasa betapa bahagianya kita mempunyai anak seperti mereka. Jadilah selalu gembira di anak-anak kita. Buatlah saat-saat yang berkesan dan tak terlupakan saat sedang bersama anak. Misalnya dengan berbaagi tawa, cerita, bemain bersama, memeluknya dengan penuh kasih sayang dan sebagainya. Hal ini akan sangat berdampak bagus pada psikologis anak. Anak yang sangat dekat dengan orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, mental yang kuat dan dapat bersaing berkompetisi dengan yang lainnya.

3. Orang Tua yang Baik adalah Pendengar yang Baik
Biasanya banyak orang tua kesulitan melakukan hal yang satu ini. Ya, menjadi pendengar yang baik ketika anak sedang berbicara. Sering kita temui, disela-sela kesibukan aktfitas orang tua, terkadang anak sering bercerita mengenai suatu hal namun orang tua tidak mendengarkan cerita sang anak. Cobalah rubah sikap itu, walaupun sedang sibuk, paksakan untuk mendengar cerita anak kita. Dengarkanlah sepenuh hati dengan penuh kasih sayang. Lupakan diri anda sebagai pribadi seorang yang dewasa dan termpatkanlah diri dari sudut pandang anak anda. Insha Allah dengan cara ini, anak akan semakin merasa dihargai dan mereka pun akan bersemangat ketika kita berbicara padanya. Segala perintah kebaikan kita padanya inshaa Allah akan dipenuhi.

4. Tunjukan Kebahagian dengan tertawa, Karena kebahagiaan itu menular.
Buatlah momen setiap harinya anda bersama keluarga itu menyenangkan. Walaupun sedang dalam keadaan susah, jangan sekali-kali tampakkan raut kesedihan pada anak anda. Lihatlah keajaiban dari kasih sayang dan kegembiran yang anda bawa kepa keluarga anda. Anak anda akan menjadi bahagia, dengan begitu potensi terbaiknya akan selalu keluar maksimal.

5. Membacakan Cerita
Menurut Dr. Rosmarie Truglio seorang pakar pendidikan dengan memberikan anak cerita akan membuat anak itu mencintai buku bacaan, menambah keterampilan berbahasa pada anak, serta memberi kosakata baru disetiap cerita yang akan diserap oleh otak anak. Jangan ada alasan nanti anak anda tidak mengerti atau tidak terlalu dini. Dengan memberikan cerita sebelum tidur maka akan membuat anak lebih pintar dalam menguasai kosa kata dan berbahasa. Terlebih jika memberikan bacaan buku lengkap dengan gambar yang sangat lucu serta menarik.

6. Sarapan Pagi
Sudahkah anda mengetahui bahwa sarapan pagi bisa mempertajam ingatan anak anda? Hal ini sudah dibuktikan sejak tahun 1970 dari banyak penelitian. Usahakan anak selalu makan sebelum berangkat sekolah. Walaupun hanya memakan keju atau roti itu lebih baik dari pada tidak sama sekali.

7. Mengenal Alam
Sejak dari dini, usahakan anak muai dikenakan dengan alam sekitar, batasi waktu sekitar 20 menit setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya konsentrasi serta memori otak, terutama pada sikap perhatian anak dalam menangkap suatu pelajaran. Nuansa alam sepertinya dapat memberikan kesegaran pada otak anak dan memberikan efek relaksasi otot serta mental ditengah aktifitas anak. Dengan berjalan-jalan di sawah, membaca buku ditengah rerumputan atau bahkan berenang di danau nan segar akan menambah daya fungsi otak serta kepuasan tersendiri pada anak. Jangan lupa jika ingin mengenal alam, anak anda bisa sambil memakai kaos anak muslim "Camel Kids". Sebab selain dikenalkan dengan alam anak anda pun dikenalkan dengan nilai-nilai islami melalui kaos yang dia pakai. Kaos Camel kids sangat cocok untuk di pakai bermain atau berlibur. Bahannya nyaman dan adem, bisa menyerap keringat anak.

Demikian tips mengenai cara bagaimana supaya anak menjadi cerdas secara islami. Semoga bermanfaat ya buat para bunda dan ayah yang ingin membuat anaknya semakin pintar dan soleh. Amin. ■

Oleh: team camel-kids
Sumber : 7 Tips Cara Mendidik Anak Menjadi Pintar Secara Islami

Anak pintar dan sholeh, orang tua mana yang tak ingin mempunyai anak seperti itu. Namun hal itu tidak bisa sejekap didapatkan. Butuh proses yang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan agar bisa mendapatkan anak yang pintar juga soleh. Menurut Islam, pendidikan anak yang pertama dan utama adalah pendidikan dari dalam rumah, tepatnya dari orang tua mereka yang dimulai dari pembentukan sikap, mental dan akhlak yang baik.

Cara mendidik anak secara islami bisa dilihat dari cara bagaimana Rasulullah mendidik anak-anaknya, beliaulah sebaik-baiknya teladan. Namun karena kita sudah tidak bisa berjumpa dengan beliau lagi, kita bisa mempelajari cara mendidik anak yang beliau ajarkan melalui buku-buku parenting islami ataupun para psikiater parenting islami ternama yang banyak tersebar di zaman ini.

Nah, pada artikel kali ini. Kami akan menjelaskan tips cara mendidik anak supaya pinta secara Islami yang diambil dari berbagai sumber. Yuk, mari simak penjelasannya.

1. Ketahui Pribadi Anak Seutuhnya
Sebagai orang tua, wajib bagi kita untuk tahu semua kepribadian anak kita. Bagaimana mungkin kita bisa memahaminya namun kita tidak mengetahui kepribadiannya secara utuh? Sesibuk apapun anda, coba sediakan waktu bagi anak untuk sekedar menyapa, mengobrol ataupun memeluknya. Dengan hal-hal kecil seperti ini, kita kan bisa mengetahui kepribadian anak secara perlahan namun pasti. Hal ini juga lah yang membuat anak akan terbuka pada orang tuanya. Karena orang tuanya begitu perhatian dengan anaknya

2. Jadikan Setiap Harinya Menjadi Waktu yang Sangat Berharga
Jika sedang berhadapan dengan anak kita, tunjukkanlah rasa betapa bahagianya kita mempunyai anak seperti mereka. Jadilah selalu gembira di anak-anak kita. Buatlah saat-saat yang berkesan dan tak terlupakan saat sedang bersama anak. Misalnya dengan berbaagi tawa, cerita, bemain bersama, memeluknya dengan penuh kasih sayang dan sebagainya. Hal ini akan sangat berdampak bagus pada psikologis anak. Anak yang sangat dekat dengan orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, mental yang kuat dan dapat bersaing berkompetisi dengan yang lainnya.

3. Orang Tua yang Baik adalah Pendengar yang Baik
Biasanya banyak orang tua kesulitan melakukan hal yang satu ini. Ya, menjadi pendengar yang baik ketika anak sedang berbicara. Sering kita temui, disela-sela kesibukan aktfitas orang tua, terkadang anak sering bercerita mengenai suatu hal namun orang tua tidak mendengarkan cerita sang anak. Cobalah rubah sikap itu, walaupun sedang sibuk, paksakan untuk mendengar cerita anak kita. Dengarkanlah sepenuh hati dengan penuh kasih sayang. Lupakan diri anda sebagai pribadi seorang yang dewasa dan termpatkanlah diri dari sudut pandang anak anda. Insha Allah dengan cara ini, anak akan semakin merasa dihargai dan mereka pun akan bersemangat ketika kita berbicara padanya. Segala perintah kebaikan kita padanya inshaa Allah akan dipenuhi.

4. Tunjukan Kebahagian dengan tertawa, Karena kebahagiaan itu menular.
Buatlah momen setiap harinya anda bersama keluarga itu menyenangkan. Walaupun sedang dalam keadaan susah, jangan sekali-kali tampakkan raut kesedihan pada anak anda. Lihatlah keajaiban dari kasih sayang dan kegembiran yang anda bawa kepa keluarga anda. Anak anda akan menjadi bahagia, dengan begitu potensi terbaiknya akan selalu keluar maksimal.

5. Membacakan Cerita
Menurut Dr. Rosmarie Truglio seorang pakar pendidikan dengan memberikan anak cerita akan membuat anak itu mencintai buku bacaan, menambah keterampilan berbahasa pada anak, serta memberi kosakata baru disetiap cerita yang akan diserap oleh otak anak. Jangan ada alasan nanti anak anda tidak mengerti atau tidak terlalu dini. Dengan memberikan cerita sebelum tidur maka akan membuat anak lebih pintar dalam menguasai kosa kata dan berbahasa. Terlebih jika memberikan bacaan buku lengkap dengan gambar yang sangat lucu serta menarik.

6. Sarapan Pagi
Sudahkah anda mengetahui bahwa sarapan pagi bisa mempertajam ingatan anak anda? Hal ini sudah dibuktikan sejak tahun 1970 dari banyak penelitian. Usahakan anak selalu makan sebelum berangkat sekolah. Walaupun hanya memakan keju atau roti itu lebih baik dari pada tidak sama sekali.

7. Mengenal Alam
Sejak dari dini, usahakan anak muai dikenakan dengan alam sekitar, batasi waktu sekitar 20 menit setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya konsentrasi serta memori otak, terutama pada sikap perhatian anak dalam menangkap suatu pelajaran. Nuansa alam sepertinya dapat memberikan kesegaran pada otak anak dan memberikan efek relaksasi otot serta mental ditengah aktifitas anak. Dengan berjalan-jalan di sawah, membaca buku ditengah rerumputan atau bahkan berenang di danau nan segar akan menambah daya fungsi otak serta kepuasan tersendiri pada anak. Jangan lupa jika ingin mengenal alam, anak anda bisa sambil memakai kaos anak muslim "Camel Kids". Sebab selain dikenalkan dengan alam anak anda pun dikenalkan dengan nilai-nilai islami melalui kaos yang dia pakai. Kaos Camel kids sangat cocok untuk di pakai bermain atau berlibur. Bahannya nyaman dan adem, bisa menyerap keringat anak.

Demikian tips mengenai cara bagaimana supaya anak menjadi cerdas secara islami. Semoga bermanfaat ya buat para bunda dan ayah yang ingin membuat anaknya semakin pintar dan soleh. Amin. ■

Oleh: team camel-kids
Sumber :
http://camel-kids.com/berita/detail/7-tips-cara-mendidik-anak-menjadi-pintar-secara-islami-9365.html

23/09/2016
9 Tips Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi SolehSetiap orang pasti memiliki keinginanan kelak anaknya itu tumbuh menjadi a...
22/09/2016

9 Tips Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Soleh

Setiap orang pasti memiliki keinginanan kelak anaknya itu tumbuh menjadi anak soleh dan solehah. Orang tua mana yang tidak ingin memiliki anaknya yang seperti itu. Akan tetapi tidak dipungkiri, sudah menjadi rahasia umum bahwa zaman sekarang itu pergaulan anak muda sangatlah memprihatinkan. Oleh karena itu, selayakya kita sebagai orang tua harus bisa memproteksi anak dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pentingnya kita juga sebagai orang tua harus paham akan ilmu cara mendidik anak supaya terhindar dari pergaulan bebas dan menjadi soleh atau solehah. Lantas apakah bunda atau ayah sudah memahaminya? Kalau belum, yuk sama-sama mulai belajar dari sekarang. Di bawah ini, tips cara bagaimana mendidik anak supaya menjadi soleh dan solehah. Mari kita simak penjelasannya.

1. Ciptakan Suasana Islami Melalui Pergaulan dan Pendidikan
Salah satu faktor terpenting dalam mendidik anak adalah faktor lingkungan dan pendidikan. Orang tua yang terus memperhatikan lingkungan anaknya agar selalu berada dalam lingkungan islami otomatis akan memproteksi anak dari lingkungan yang kurang baik. Selain itu, pendidikan yang diberikan pun sangat mempengaruhi perilaku anak. Alangkah baiknya jika kita sebagai orang tua memberikan pendidikan bernuansa islami sejak anak masih dini, seperti memasukkannya ke TPA, SDIT, MTS atau MA bahkan mungkin memasukkan anak ke Pondok Pesantren pun bisa jadi pilihan yang patut untuk di pertimbangkan. Intinya, kita sebagai orang tua menanamkan nilai-nilai islami sejak dini dengan menciptakan suasana islami melalu pendidikan dan lingkungannya.

2. Berikanlah Contoh yang Baik
Kebanyakan orang tua hanya bisa menyuruh anak untuk menjadi anak yang rajin sholat, baik, rajin mengaji dan sebagainya. Akan tetapi sering dari orang tua itu hanya sekedar memerintah tanpa dibarengi tindakan yang mereka sendiri tidak mengerjakan apa yang diperintahkan kepada anaknya. Maka dari itu, perlunya orang tua melihat diri sendiri apakah dirinya sudah melakukan kebaikan-kebaikan itu dan menjadi teladan yang baik bagi anaknya, ataukah hanya sekedar memerintah saja? Mulai dari sekarang, yuk kita jadi teladan yang baik bagi anak-anak kita.

3. Biasakan Membangunkan Anak pada Waktu Subuh
Biasanya orang yang rajin dan taat agama sering identik dengan seseorang yang bangun di waktu subuh. Alangkah baiknya kita sebagai orang tua mulai membiasakan anak dibangunkan pada waktu subuh. Awalnya mungkin berat dan harus memiliki kesabaran yang tinggi dalam membangunkan si anak. Namun jika sudah terbiasa bangun subuh, maka hal ini sangat bermanfaat sekali bagi si anak. Karena mulai dari bangun subuh bisa dilihat nilai-nilai islami seorang anak mulai tumbuh ada pada dirinya. Banyak orang yang susah sekali bangun subuh sekalipun dia sudah dewasa. Oleh karena itu, berbanggalah bagi para orang tua yang berhasil membangunkan anaknya ketika subuh.

4. Wisata Islami
Jangan hanya membawa anak untuk berlibur saja dan berwisata yang bersifat duniawi. Sesekali bawalah anak berlibur dan wisata ke tempat-tempat Islami seperti masjid yang indah, pengajian-pengajian dan sesuatu yang bersifat Islami.

5. Ajarkan Anak untuk Membawa Alat Sholat
Jika anak kita sudah mulai berpergian ke luar rumah tanpa pendampingan kita sebagai orang tua. Mulailah bunda atau ayah untuk menyisipkan perlengkapan shalat ke dalam tasnya. Hal ini bertujuan untuk mulai menyadarkan anak pentingnya Shalat dimanapun dia sedang berada.

6. Kenalkan Batas-Batas Aurat Sejak Kecil
Di zaman modern ini, seorang anak biasanya ingin selalu tampil stylish dan modis mengikuti perkembangan zaman. Makanya jangan aneh banyak yang kita temui pakaian-pakaian anak muda zaman sekarang apalagi bagi seorang perempuan sangat mengkhawatirkan. Mereka mulai tidak malu dan merasa bersalah ketika auratnya terlihat oleh seseorang yang bukan muhrimnya. Di sini terlihat sangat penting bagaimana pendidikan islami bagi seorang anak.

Seseorang yang sudah tau batasan-batasan aurat sejak kecil tentu tidak akan melanggar hal ini bukan? Oleh karenanya, sangat penting sekali bagi orang tua untuk memberi tau batasan-batasan aurat sejak kecil kepada anak-anaknya. Agar kelak ketika tumbuh dewasa dia tidak terbawa perkembangan zaman yang negatif, khususnya dalam berpakaian. Nah, alangkah lebih baiknya orang tua dari kecil memberikan pakaian yang kaya akan nilai islami, seperti kaos anak muslim "Camel Kids". Tentu, dengan memakai pakaian yang islami akan membawa mindset anak untuk semakin islami p**a.

7. Perhatikan Tontonan TV Anak
Sifat dasar anak kecil adalah apa yang dia lihat maka itulah yang akan dia kerjakan. Oleh karena itu, mulai dari sejak dini perhatikan tontonan TV anak kita. Usahakan hindarilah tontonan yang banyak mengandung unsur negatif seperti film sinetron, horor, kekerasan dan lain sebagainya. Sebaliknya, berilah tontonan yang bermanfaat pada anak seperti kisah-kisah nabi, pengajian, kartun islami dan sebagainya.

8. Hindari Mendengarkan Lagu-lagu Dewasa
Selain tontonan TV, yang cukup mengkhawatirkan bagi si anak adalah lagu-lagu dewasa yang banyak sekali mengunsur unsur negatif dan sangat tidak layak untuk diperdengarkan kepada anak. Sebisa mungkin hindarkan anak untuk mendengarkan lagu-lagu dewasa. Sebab jika tidak terkontrol, maka pola pikir mereka bisa rusak akkibat sering mendengar lagu-lagu dewasa. Masih banyak musik-musik yang bagus untuk diperdengaarkan kepada anak seperti shalawat, nasyid dan masih banyak lagi.

9. Ciptakan Suasana Harmonis untuk Mendidik Anak
Ciptakan suasana keluarga yang harmonis, berikan sebuah kenyamanan, ketentraman dan kehangatan dalam sebuah keluarga. Jika sedang ada masalah dengan pasangan, baiknya hal ini tidak diperlihatkan kepada anak. Perlu diingat oleh para orang tua, keluarga adalah tempat belajar dan tauladan pertama bagi seorang anak. keluarga yang baik akan membentuk pribadi anak yang baik p**a.

Demikian informasi tentang tips bagaimana cara mendidik anak agar menjadi soleh dan solehah. Semoga bermanfaat yaa buat para Cameleers. Wassalam ■

Oleh: team camel-kids
Sumber : http://camel-kids.com/berita/detail/9-tips-cara-mendidik-anak-supaya-menjadi-soleh-9349.html

Address

Jawa

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Produsen Kaos Anak Muslim Sukabumi WA 0857-2119-6549 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share