23/09/2016
7 Tips Cara Mendidik Anak Menjadi Pintar Secara Islami
Anak pintar dan sholeh, orang tua mana yang tak ingin mempunyai anak seperti itu. Namun hal itu tidak bisa sejekap didapatkan. Butuh proses yang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan agar bisa mendapatkan anak yang pintar juga soleh. Menurut Islam, pendidikan anak yang pertama dan utama adalah pendidikan dari dalam rumah, tepatnya dari orang tua mereka yang dimulai dari pembentukan sikap, mental dan akhlak yang baik.
Cara mendidik anak secara islami bisa dilihat dari cara bagaimana Rasulullah mendidik anak-anaknya, beliaulah sebaik-baiknya teladan. Namun karena kita sudah tidak bisa berjumpa dengan beliau lagi, kita bisa mempelajari cara mendidik anak yang beliau ajarkan melalui buku-buku parenting islami ataupun para psikiater parenting islami ternama yang banyak tersebar di zaman ini.
Nah, pada artikel kali ini. Kami akan menjelaskan tips cara mendidik anak supaya pinta secara Islami yang diambil dari berbagai sumber. Yuk, mari simak penjelasannya.
1. Ketahui Pribadi Anak Seutuhnya
Sebagai orang tua, wajib bagi kita untuk tahu semua kepribadian anak kita. Bagaimana mungkin kita bisa memahaminya namun kita tidak mengetahui kepribadiannya secara utuh? Sesibuk apapun anda, coba sediakan waktu bagi anak untuk sekedar menyapa, mengobrol ataupun memeluknya. Dengan hal-hal kecil seperti ini, kita kan bisa mengetahui kepribadian anak secara perlahan namun pasti. Hal ini juga lah yang membuat anak akan terbuka pada orang tuanya. Karena orang tuanya begitu perhatian dengan anaknya
2. Jadikan Setiap Harinya Menjadi Waktu yang Sangat Berharga
Jika sedang berhadapan dengan anak kita, tunjukkanlah rasa betapa bahagianya kita mempunyai anak seperti mereka. Jadilah selalu gembira di anak-anak kita. Buatlah saat-saat yang berkesan dan tak terlupakan saat sedang bersama anak. Misalnya dengan berbaagi tawa, cerita, bemain bersama, memeluknya dengan penuh kasih sayang dan sebagainya. Hal ini akan sangat berdampak bagus pada psikologis anak. Anak yang sangat dekat dengan orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, mental yang kuat dan dapat bersaing berkompetisi dengan yang lainnya.
3. Orang Tua yang Baik adalah Pendengar yang Baik
Biasanya banyak orang tua kesulitan melakukan hal yang satu ini. Ya, menjadi pendengar yang baik ketika anak sedang berbicara. Sering kita temui, disela-sela kesibukan aktfitas orang tua, terkadang anak sering bercerita mengenai suatu hal namun orang tua tidak mendengarkan cerita sang anak. Cobalah rubah sikap itu, walaupun sedang sibuk, paksakan untuk mendengar cerita anak kita. Dengarkanlah sepenuh hati dengan penuh kasih sayang. Lupakan diri anda sebagai pribadi seorang yang dewasa dan termpatkanlah diri dari sudut pandang anak anda. Insha Allah dengan cara ini, anak akan semakin merasa dihargai dan mereka pun akan bersemangat ketika kita berbicara padanya. Segala perintah kebaikan kita padanya inshaa Allah akan dipenuhi.
4. Tunjukan Kebahagian dengan tertawa, Karena kebahagiaan itu menular.
Buatlah momen setiap harinya anda bersama keluarga itu menyenangkan. Walaupun sedang dalam keadaan susah, jangan sekali-kali tampakkan raut kesedihan pada anak anda. Lihatlah keajaiban dari kasih sayang dan kegembiran yang anda bawa kepa keluarga anda. Anak anda akan menjadi bahagia, dengan begitu potensi terbaiknya akan selalu keluar maksimal.
5. Membacakan Cerita
Menurut Dr. Rosmarie Truglio seorang pakar pendidikan dengan memberikan anak cerita akan membuat anak itu mencintai buku bacaan, menambah keterampilan berbahasa pada anak, serta memberi kosakata baru disetiap cerita yang akan diserap oleh otak anak. Jangan ada alasan nanti anak anda tidak mengerti atau tidak terlalu dini. Dengan memberikan cerita sebelum tidur maka akan membuat anak lebih pintar dalam menguasai kosa kata dan berbahasa. Terlebih jika memberikan bacaan buku lengkap dengan gambar yang sangat lucu serta menarik.
6. Sarapan Pagi
Sudahkah anda mengetahui bahwa sarapan pagi bisa mempertajam ingatan anak anda? Hal ini sudah dibuktikan sejak tahun 1970 dari banyak penelitian. Usahakan anak selalu makan sebelum berangkat sekolah. Walaupun hanya memakan keju atau roti itu lebih baik dari pada tidak sama sekali.
7. Mengenal Alam
Sejak dari dini, usahakan anak muai dikenakan dengan alam sekitar, batasi waktu sekitar 20 menit setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya konsentrasi serta memori otak, terutama pada sikap perhatian anak dalam menangkap suatu pelajaran. Nuansa alam sepertinya dapat memberikan kesegaran pada otak anak dan memberikan efek relaksasi otot serta mental ditengah aktifitas anak. Dengan berjalan-jalan di sawah, membaca buku ditengah rerumputan atau bahkan berenang di danau nan segar akan menambah daya fungsi otak serta kepuasan tersendiri pada anak. Jangan lupa jika ingin mengenal alam, anak anda bisa sambil memakai kaos anak muslim "Camel Kids". Sebab selain dikenalkan dengan alam anak anda pun dikenalkan dengan nilai-nilai islami melalui kaos yang dia pakai. Kaos Camel kids sangat cocok untuk di pakai bermain atau berlibur. Bahannya nyaman dan adem, bisa menyerap keringat anak.
Demikian tips mengenai cara bagaimana supaya anak menjadi cerdas secara islami. Semoga bermanfaat ya buat para bunda dan ayah yang ingin membuat anaknya semakin pintar dan soleh. Amin. ■
Oleh: team camel-kids
Sumber : 7 Tips Cara Mendidik Anak Menjadi Pintar Secara Islami
Anak pintar dan sholeh, orang tua mana yang tak ingin mempunyai anak seperti itu. Namun hal itu tidak bisa sejekap didapatkan. Butuh proses yang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan agar bisa mendapatkan anak yang pintar juga soleh. Menurut Islam, pendidikan anak yang pertama dan utama adalah pendidikan dari dalam rumah, tepatnya dari orang tua mereka yang dimulai dari pembentukan sikap, mental dan akhlak yang baik.
Cara mendidik anak secara islami bisa dilihat dari cara bagaimana Rasulullah mendidik anak-anaknya, beliaulah sebaik-baiknya teladan. Namun karena kita sudah tidak bisa berjumpa dengan beliau lagi, kita bisa mempelajari cara mendidik anak yang beliau ajarkan melalui buku-buku parenting islami ataupun para psikiater parenting islami ternama yang banyak tersebar di zaman ini.
Nah, pada artikel kali ini. Kami akan menjelaskan tips cara mendidik anak supaya pinta secara Islami yang diambil dari berbagai sumber. Yuk, mari simak penjelasannya.
1. Ketahui Pribadi Anak Seutuhnya
Sebagai orang tua, wajib bagi kita untuk tahu semua kepribadian anak kita. Bagaimana mungkin kita bisa memahaminya namun kita tidak mengetahui kepribadiannya secara utuh? Sesibuk apapun anda, coba sediakan waktu bagi anak untuk sekedar menyapa, mengobrol ataupun memeluknya. Dengan hal-hal kecil seperti ini, kita kan bisa mengetahui kepribadian anak secara perlahan namun pasti. Hal ini juga lah yang membuat anak akan terbuka pada orang tuanya. Karena orang tuanya begitu perhatian dengan anaknya
2. Jadikan Setiap Harinya Menjadi Waktu yang Sangat Berharga
Jika sedang berhadapan dengan anak kita, tunjukkanlah rasa betapa bahagianya kita mempunyai anak seperti mereka. Jadilah selalu gembira di anak-anak kita. Buatlah saat-saat yang berkesan dan tak terlupakan saat sedang bersama anak. Misalnya dengan berbaagi tawa, cerita, bemain bersama, memeluknya dengan penuh kasih sayang dan sebagainya. Hal ini akan sangat berdampak bagus pada psikologis anak. Anak yang sangat dekat dengan orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, mental yang kuat dan dapat bersaing berkompetisi dengan yang lainnya.
3. Orang Tua yang Baik adalah Pendengar yang Baik
Biasanya banyak orang tua kesulitan melakukan hal yang satu ini. Ya, menjadi pendengar yang baik ketika anak sedang berbicara. Sering kita temui, disela-sela kesibukan aktfitas orang tua, terkadang anak sering bercerita mengenai suatu hal namun orang tua tidak mendengarkan cerita sang anak. Cobalah rubah sikap itu, walaupun sedang sibuk, paksakan untuk mendengar cerita anak kita. Dengarkanlah sepenuh hati dengan penuh kasih sayang. Lupakan diri anda sebagai pribadi seorang yang dewasa dan termpatkanlah diri dari sudut pandang anak anda. Insha Allah dengan cara ini, anak akan semakin merasa dihargai dan mereka pun akan bersemangat ketika kita berbicara padanya. Segala perintah kebaikan kita padanya inshaa Allah akan dipenuhi.
4. Tunjukan Kebahagian dengan tertawa, Karena kebahagiaan itu menular.
Buatlah momen setiap harinya anda bersama keluarga itu menyenangkan. Walaupun sedang dalam keadaan susah, jangan sekali-kali tampakkan raut kesedihan pada anak anda. Lihatlah keajaiban dari kasih sayang dan kegembiran yang anda bawa kepa keluarga anda. Anak anda akan menjadi bahagia, dengan begitu potensi terbaiknya akan selalu keluar maksimal.
5. Membacakan Cerita
Menurut Dr. Rosmarie Truglio seorang pakar pendidikan dengan memberikan anak cerita akan membuat anak itu mencintai buku bacaan, menambah keterampilan berbahasa pada anak, serta memberi kosakata baru disetiap cerita yang akan diserap oleh otak anak. Jangan ada alasan nanti anak anda tidak mengerti atau tidak terlalu dini. Dengan memberikan cerita sebelum tidur maka akan membuat anak lebih pintar dalam menguasai kosa kata dan berbahasa. Terlebih jika memberikan bacaan buku lengkap dengan gambar yang sangat lucu serta menarik.
6. Sarapan Pagi
Sudahkah anda mengetahui bahwa sarapan pagi bisa mempertajam ingatan anak anda? Hal ini sudah dibuktikan sejak tahun 1970 dari banyak penelitian. Usahakan anak selalu makan sebelum berangkat sekolah. Walaupun hanya memakan keju atau roti itu lebih baik dari pada tidak sama sekali.
7. Mengenal Alam
Sejak dari dini, usahakan anak muai dikenakan dengan alam sekitar, batasi waktu sekitar 20 menit setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya konsentrasi serta memori otak, terutama pada sikap perhatian anak dalam menangkap suatu pelajaran. Nuansa alam sepertinya dapat memberikan kesegaran pada otak anak dan memberikan efek relaksasi otot serta mental ditengah aktifitas anak. Dengan berjalan-jalan di sawah, membaca buku ditengah rerumputan atau bahkan berenang di danau nan segar akan menambah daya fungsi otak serta kepuasan tersendiri pada anak. Jangan lupa jika ingin mengenal alam, anak anda bisa sambil memakai kaos anak muslim "Camel Kids". Sebab selain dikenalkan dengan alam anak anda pun dikenalkan dengan nilai-nilai islami melalui kaos yang dia pakai. Kaos Camel kids sangat cocok untuk di pakai bermain atau berlibur. Bahannya nyaman dan adem, bisa menyerap keringat anak.
Demikian tips mengenai cara bagaimana supaya anak menjadi cerdas secara islami. Semoga bermanfaat ya buat para bunda dan ayah yang ingin membuat anaknya semakin pintar dan soleh. Amin. ■
Oleh: team camel-kids
Sumber : 7 Tips Cara Mendidik Anak Menjadi Pintar Secara Islami
Anak pintar dan sholeh, orang tua mana yang tak ingin mempunyai anak seperti itu. Namun hal itu tidak bisa sejekap didapatkan. Butuh proses yang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan agar bisa mendapatkan anak yang pintar juga soleh. Menurut Islam, pendidikan anak yang pertama dan utama adalah pendidikan dari dalam rumah, tepatnya dari orang tua mereka yang dimulai dari pembentukan sikap, mental dan akhlak yang baik.
Cara mendidik anak secara islami bisa dilihat dari cara bagaimana Rasulullah mendidik anak-anaknya, beliaulah sebaik-baiknya teladan. Namun karena kita sudah tidak bisa berjumpa dengan beliau lagi, kita bisa mempelajari cara mendidik anak yang beliau ajarkan melalui buku-buku parenting islami ataupun para psikiater parenting islami ternama yang banyak tersebar di zaman ini.
Nah, pada artikel kali ini. Kami akan menjelaskan tips cara mendidik anak supaya pinta secara Islami yang diambil dari berbagai sumber. Yuk, mari simak penjelasannya.
1. Ketahui Pribadi Anak Seutuhnya
Sebagai orang tua, wajib bagi kita untuk tahu semua kepribadian anak kita. Bagaimana mungkin kita bisa memahaminya namun kita tidak mengetahui kepribadiannya secara utuh? Sesibuk apapun anda, coba sediakan waktu bagi anak untuk sekedar menyapa, mengobrol ataupun memeluknya. Dengan hal-hal kecil seperti ini, kita kan bisa mengetahui kepribadian anak secara perlahan namun pasti. Hal ini juga lah yang membuat anak akan terbuka pada orang tuanya. Karena orang tuanya begitu perhatian dengan anaknya
2. Jadikan Setiap Harinya Menjadi Waktu yang Sangat Berharga
Jika sedang berhadapan dengan anak kita, tunjukkanlah rasa betapa bahagianya kita mempunyai anak seperti mereka. Jadilah selalu gembira di anak-anak kita. Buatlah saat-saat yang berkesan dan tak terlupakan saat sedang bersama anak. Misalnya dengan berbaagi tawa, cerita, bemain bersama, memeluknya dengan penuh kasih sayang dan sebagainya. Hal ini akan sangat berdampak bagus pada psikologis anak. Anak yang sangat dekat dengan orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, mental yang kuat dan dapat bersaing berkompetisi dengan yang lainnya.
3. Orang Tua yang Baik adalah Pendengar yang Baik
Biasanya banyak orang tua kesulitan melakukan hal yang satu ini. Ya, menjadi pendengar yang baik ketika anak sedang berbicara. Sering kita temui, disela-sela kesibukan aktfitas orang tua, terkadang anak sering bercerita mengenai suatu hal namun orang tua tidak mendengarkan cerita sang anak. Cobalah rubah sikap itu, walaupun sedang sibuk, paksakan untuk mendengar cerita anak kita. Dengarkanlah sepenuh hati dengan penuh kasih sayang. Lupakan diri anda sebagai pribadi seorang yang dewasa dan termpatkanlah diri dari sudut pandang anak anda. Insha Allah dengan cara ini, anak akan semakin merasa dihargai dan mereka pun akan bersemangat ketika kita berbicara padanya. Segala perintah kebaikan kita padanya inshaa Allah akan dipenuhi.
4. Tunjukan Kebahagian dengan tertawa, Karena kebahagiaan itu menular.
Buatlah momen setiap harinya anda bersama keluarga itu menyenangkan. Walaupun sedang dalam keadaan susah, jangan sekali-kali tampakkan raut kesedihan pada anak anda. Lihatlah keajaiban dari kasih sayang dan kegembiran yang anda bawa kepa keluarga anda. Anak anda akan menjadi bahagia, dengan begitu potensi terbaiknya akan selalu keluar maksimal.
5. Membacakan Cerita
Menurut Dr. Rosmarie Truglio seorang pakar pendidikan dengan memberikan anak cerita akan membuat anak itu mencintai buku bacaan, menambah keterampilan berbahasa pada anak, serta memberi kosakata baru disetiap cerita yang akan diserap oleh otak anak. Jangan ada alasan nanti anak anda tidak mengerti atau tidak terlalu dini. Dengan memberikan cerita sebelum tidur maka akan membuat anak lebih pintar dalam menguasai kosa kata dan berbahasa. Terlebih jika memberikan bacaan buku lengkap dengan gambar yang sangat lucu serta menarik.
6. Sarapan Pagi
Sudahkah anda mengetahui bahwa sarapan pagi bisa mempertajam ingatan anak anda? Hal ini sudah dibuktikan sejak tahun 1970 dari banyak penelitian. Usahakan anak selalu makan sebelum berangkat sekolah. Walaupun hanya memakan keju atau roti itu lebih baik dari pada tidak sama sekali.
7. Mengenal Alam
Sejak dari dini, usahakan anak muai dikenakan dengan alam sekitar, batasi waktu sekitar 20 menit setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya konsentrasi serta memori otak, terutama pada sikap perhatian anak dalam menangkap suatu pelajaran. Nuansa alam sepertinya dapat memberikan kesegaran pada otak anak dan memberikan efek relaksasi otot serta mental ditengah aktifitas anak. Dengan berjalan-jalan di sawah, membaca buku ditengah rerumputan atau bahkan berenang di danau nan segar akan menambah daya fungsi otak serta kepuasan tersendiri pada anak. Jangan lupa jika ingin mengenal alam, anak anda bisa sambil memakai kaos anak muslim "Camel Kids". Sebab selain dikenalkan dengan alam anak anda pun dikenalkan dengan nilai-nilai islami melalui kaos yang dia pakai. Kaos Camel kids sangat cocok untuk di pakai bermain atau berlibur. Bahannya nyaman dan adem, bisa menyerap keringat anak.
Demikian tips mengenai cara bagaimana supaya anak menjadi cerdas secara islami. Semoga bermanfaat ya buat para bunda dan ayah yang ingin membuat anaknya semakin pintar dan soleh. Amin. ■
Oleh: team camel-kids
Sumber :
http://camel-kids.com/berita/detail/7-tips-cara-mendidik-anak-menjadi-pintar-secara-islami-9365.html