Jaket Pria Top - Jpt

Jaket Pria Top - Jpt Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Jaket Pria Top - Jpt, Karangpawitan.

21/07/2021
02/06/2021

*" TAK ADA SARJANA REZEKI "*

Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Saudaraku yang baik hati dan berAkhlaq Mulia yang DiRahmati Allahu Subhanahu Wa Ta'ala....Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin.

Pernahkan Anda melihat seorang sarjana ekonomi namun gagal dalam bisnis?
Bahkan dia kalah sukses dengan temannya yang tak lulus SMA.
Walhasil, dia yang sarjana ekonomi, ternyata kehidupan ekonominya sulit.
Sementara yang tidak bergelar sarjana, kekayaan berlimpah.
Dia yang tidak pernah kuliah, rezekinya lapang, bahkan bisa membuka lapangan kerja untuk orang lain.
Sebaliknya, orang yang cerdas, cendikiawan, pendidikannya tinggi, ahli ekonomi akan tetapi rezekinya sempit.

Kenyataan ini seringkali menimbulkan kegalauan.
Ada yang komentar dengan nada penyesalan, “Seandainya saja biaya kuliah dipakai bisnis, mungkin saya sudah jadi orang kaya”.
Ada juga yang mencibir sinis, “Kuliah dengan biaya mahal, toh paling jadi pengangguran”.
Tidak sedikit pemikiran yang akhirnya merendahkan pendidikan, karena dia tidak melihat korelasi antara pendidikan dengan kekayaan.

Fenomena ini, jauh hari sudah menjadi pemikiran para ulama’.
Sebab itu ada sebuah syair :

كَمْ عَاقِلٍ عَاقِلٍ أَعْيَتْ مَذَاهِبُهُ وَجَاهِلٍ جَاهِلٍ تَلْقَاهُ مَرْزُوقًا

Banyak orang yang cerdas tetapi sempit rizkinya, sementara banyak orang bodoh akan tetapi Allah Subhanahu Wa Ta'ala melapangkan rezekinya. (Syawahid dalam kitab Jauhar Al Maknun dan Uqudul Juman).

Semua ini menunjukkan bahwa rezeki itu berada di tangan Allah Subhanahu Wa Ta'ala (Q.S.Hud ayat 6 ).

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya

Allah Subhanahu Wa Ta'ala adalah penjamin rizki semua makhluk-Nya.
Entah dia beriman atau tidak, taat atau maksiat, kuat maupun lemah, pintar maupun bodoh, bersekolah tinggi maupun rendahan.

Manusia berusaha.
Skenario Allah sebagai penentunya.
Kepandaian, keahlian managemen, skill, relasi atau jaringan kerja, bahkan ijazah hanya salah satu sebab.
Sementara Allah bisa mendatangkan rezeki dengan menutup atau bahkan menghilangkan sebab.

Maka, jangan meniatkan belajar untuk mencari kaya.
Jangan mengaitkan ‘belajar’ dengan ‘rizki’.
Cukuplah kita menjadi mulia karena ‘ilmu”.
Yakinlah.
Allah mengangkat derajat orang-orang berilmu.
Tapi naiknya derajat, tidak berarti diukur dengan berlimpahnya harta. Ya kan?

*" ORIENTASI HASIL "*

Dala surat Yasin:6, Allah menjelaskan, al-Qur’an diturunkan untuk memberi peringatan umat yang lalai dari kebenaran.
Inilah tugas risalah kenabian.
Pada ayat selanjutnya, Allah menginformasikan tentang hasil akhir proses dakwah.
Ternyata, sebagian besar mereka tidak mau beriman.

لقد حق القول على اكثرهم فهم لا يؤمنون

Ini berarti, ‘hasil’ adalah wilayah Allah. Tugas manusia adalah melaksanakan dakwah terbaik, amal terbaik.

Namun minimnya hasil, sama sekali tidak menurunkan kemuliaan nilai perjuangan.
Para Rasul tetap mulia, meskipun hanya sedikit pengikutnya.
Bahkan ketika anggota keluarganya sendiri menjadi penentang dakwahnya, seperti kisah Nabi Luth dan Nabi Nuh.
Justru, minimnya hasil menggambarkan beratnya perjuangan dakwah.
Dengan cara itu, sesungguhnya Allah meninggikan derajat perjuangan mereka.

الأجر يقع بمجرد الدعوة ولا يتوقف على الاستجابة

Pahala diperoleh dengan semata dakwah, tidak tergantung pada diterimanya dakwah.

Sebab itu, tugas kita bukan memastikan hasil dan kemenangan.
Tugas kita adalah bersungguh-sungguh berikhtiyar dan berjuang.
Usaha dan amal terbaik itulah yang menjadi ukuran kesuksesan.

Masalahnya, dalam kehidupan sehari-hari, Kita sering menjadikan hasil sebagai indikator kesuksesan.
Padahal, kita tidak punya kuasa untuk menentukan ‘hasil’.
Itu berarti, kita mencampuri urusan Tuhan.
Apa akibatnya ?
Pasti kisruh.
Hati berbunga saat berhasilan datang dan merana saat ia tak kunjung datang.
Sementara, kita tidak tahu, apalagi menentukan, kapan ‘hasil’ akan tiba.
Kita akan terombang-ambing oleh susana yang tak menentu.

Resikonya antara dua.
Jika ‘hasil” itu bisa terus diraih, dia akan mempertuhankan diri.
Lahirlah sifat sombong dan jumawa.
Seolah dia punya kuasa untuk menentukan.
Sebaliknya, jika ‘hasil’ itu tak kunjung datang dia akan frustasi bahkan putus asa setelah gagal untuk ikut-ikutkan jadi Tuhan.

Orientasi ‘hasil’ juga akan menyebabkan kita tidak menghargai proses.
Kuatnya orientasi ‘hasil’ akan mendorongnya mengambil jalan pintas, serba instan.
Praktek korupsi, penipuan adalah contoh jalan pintas.

So.... maksimalkan ikhtiarnya, nikmati prosesnya lalu pasrahkan hasilnya..lalu tersenyumlah.

Syukran jazakallahu khairan katsiran fiddunyaa wal akhirati walhamdulillahirabbil'alamiin.

Wassalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

12/05/2021

Wargamart minimarket

07/05/2021

Hari Bangga Buatan Indonesia
2021

01/05/2021


JPT

Address

Karangpawitan
44112

Telephone

+6281298183999

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jaket Pria Top - Jpt posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share