31/05/2026
Sejarah Pantai Gajah
Pantai Gajah di Waluyorejo, Puring (berjarak sekitar 26 km dari pusat kota Kebumen), bukanlah situs sejarah kuno, melainkan destinasi wisata alam yang namanya berasal dari bentuk unik aliran sungainya yang menyerupai belalai dan bentuk pulau di sekitarnya yang sekilas menyerupai gajah.
Daya tarik dan legenda di balik kawasan ini meliputi:
Asal-Usul Nama: Penamaan "Pantai Gajah" populer di kalangan masyarakat setempat karena adanya lengkungan aliran sungai/muara di bibir pantainya yang jika dilihat dari atas menyerupai bentuk seekor gajah.
Kawasan Laguna: Pantai ini memiliki area laguna yang luas dan dikelilingi pepohonan. Area ini sering digunakan untuk memancing atau bersantai.
Legenda Gajah: Penamaan ini juga sering dikaitkan dengan legenda masa lalu di mana pesisir selatan Jawa, khususnya daerah pegunungan sekitarnya seperti di Desa Srati (Kecamatan Ayah), konon merupakan habitat bagi gajah liar.
Binatang-binatang tersebut dijinakkan oleh para pengembara untuk dijadikan hewan peliharaan dan alat transportasi pada zaman dahulu.
Untuk menuju ke Pantai Gajah, Anda dapat menyusuri Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) dan mengikuti petunjuk arah menuju Desa Waluyorejo.
Di lokasi ini, pengunjung juga bisa menyewa bebek-bebekan, menikmati panorama sunset, serta bersantai di area laguna tersembunyi.