14/11/2022
Tips Mengatasi Gangguan Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga dan Ibu Bekerja
sumber : https://www.halodoc.com/artikel/in-depth-fakta-kesehatan-mental-ibu-rumah-tangga-dan-ibu-bekerja-yang-perlu-diketahui
Mental dan fisik merupakan satu kesatuan. Artinya, menjaga kesehatan mental sama pentingnya seperti menjaga kesehatan fisik. Seseorang dengan mental yang sudah terganggu, fisiknya tentu dapat bermasalah. Saat stres, seseorang cenderung memiliki tekanan darah tinggi sehingga memicu timbulnya stroke atau diabetes melitus.
Stres dan depresi yang dialami oleh ibu rumah tangga dan ibu bekerja awalnya bersifat ringan. Namun, jika sejumlah tanda dibiarkan menumpuk tanpa penyelesaian, maka stres bisa berujung pada depresi dengan gejala yang lebih intens dan pemicu yang beragam. Bisa dikatakan, depresi merupakan stres yang tidak ditangani dengan cara yang tepat.
Lantas, apa kondisi yang menjadi pemicu gangguan kesehatan mental pada ibu rumah tangga dan ibu bekerja? Tak lain dan tak bukan adalah banyaknya masalah dalam rumah tangga atau pekerjaan dan manajemen stres yang kurang baik. Ini akan membuat ibu menjadi lebih emosional. Bagi ibu rumah tangga, penyebab utama adalah lupa pada kondisi diri sendiri karena terlalu sibuk mengurus orang lain.
Jangan dibiarkan, karena jika kondisi tersebut berlarut-larut, baik ibu rumah tangga maupun ibu bekerja akan sangat dirugikan. Atasi masalah gangguan kesehatan mental pada pada ibu rumah tangga dan ibu bekerja dengan cara berikut ini:
Lakukan Me Time
Banyak ibu yang merasa bersalah saat melakukan me time dengan alasan meninggalkan anak dan keluarga. Apalagi bagi ibu yang bekerja, rasa bersalah bisa dirasakan dua kali lipat karena sehari-hari sudah sibuk bekerja di kantor. Sebenarnya, hal tersebut jadi masalah perspektif masing-masing ibu. Padahal jika dipikirkan, me time tidak membutuhkan waktu lama. Hanya satu atau dua jam yang penting berkualitas.
Bisa dibilang, me time menjadi salah satu hal penting untuk mencegah terjadinya stres akibat rutinitas sehari-hari yang monoton. Namun, jika ibu lebih s**a meluangkan waktu dengan anak, mungkin saja me time bisa dilakukan di area playground.
Hindari Lingkungan Sosial yang Toxic
Ternyata, faktor sosial dapat memengaruhi ibu rumah tangga dan ibu bekerja. Stres pada ibu rumah tangga biasanya disebabkan oleh lingkungan sekitar, seperti gosip para tetangga, kehidupan pribadi yang selalu dibandingkan dengan orang lain, bahkan pola asuh anak. Sedangkan pada ibu bekerja, stres biasanya disebabkan oleh lingkungan kerja yang tidak sehat.
Guna mencegah terjadinya sejumlah kondisi tersebut, mau tidak mau ibu harus menghindarinya. Caranya bisa dilakukan dengan pindah dari lingkungan toxic tersebut atau menutup telinga rapat-rapat jika memilih untuk menetap.
Mengonsumsi Makanan Sehat dan Bergizi Seimbang
Mengonsumsi makanan yang mengandung serotonin tinggi sangat disarankan guna membantu mengendalikan siklus tidur. Serotonin berperan untuk merangsang bagian otak yang mengendalikan siklus tidur dan mampu menjaganya dengan baik. Saat waktu tidur cukup, otak pun dapat beristirahat dengan baik. Hal tersebut juga menjadi salah satu langkah untuk mengatasi atau mencegah stres pada ibu rumah tangga dan ibu bekerja.
Meminta Dukungan Suami
Salah satu bentuk dukungan suami yang sangat membantu adalah meringankan pekerjaan rumah. Baik ibu rumah tangga maupun ibu bekerja, pekerjaan rumah terkadang tidak ada habisnya. Apalagi saat pulang kantor melihat kondisi rumah masih berantakan. Selain membantu melakukan pekerjaan rumah, ibu bisa meminta suami mengajak jalan-jalan, atau sekedar menonton film romantis berdua.
Meminta Dukungan Para Ahli
Jika ibu sulit mengendalikan emosi, lebih cerewet, atau bahkan lebih banyak diam, sepertinya ibu memerlukan dukungan dari para ahli.
Waspada terhadap kondisi kesehatan mental para ibu rumah tangga. Nyatanya, ibu rumah tangga maupun bekerja rentan mengalami gangguan kesehatan mental.