Selasa, 28 Juli 2015 16:33 WIB
Pilih Desain Sepatu Sendiri Suka-Suka Di Lisa Shoes
Padang, Kinciakincia.com - Sepatu menjadi bagian terpenting dalam didunia fashion. Walaupun sepatu bersifat musiman dan tren, namun dalam usaha pembuatan, perakitan sepatu tidak pernah surut. Seperti halnya Syarifuddin yang telah menggeluti usaha pembuatan sepatu kulit.
“Saya memulai usaha ini pada tahun 1970-an,
waktu saya di Medan awalnya saya bekerja dengan orang, kemudian mengumpulkan uang akhirnya mampu berdiri sendiri.” Cerita Syarifuddin kepada Kinciakincia.com sabtu, (25/7). Di mulai dari nol sebagai pembuat sepatu. Di kota yang dikenal dengan Istana Maimun ini dia menjajakan sepatu hasil buatanya ke toko-toko. dia menjualnya secara konvensional.
“Saya pergi ke toko-toko, kemudian menawarkan sepatu, kalau ada yang tertarik langsung saya jual.” ujar bapak yang telah memiliki pembuatan sepatu di Jalan Tunggang, Kel. Kuranji, Kota Padang. Walaupun telah berhasil di Kota Medan, ternyata ibukota seakan-akan memanggil Syarifuddin untuk memcoba peruntungan. Tiba lah dia di Ibukota Jakarta tahun 1978 di Jakarta. Kota Jakarta yang disebut dengan mini Indonesia dia membuka usaha grosir sepatu khusus wanita. keingiinan dia membuka usaha grosir ini karena saat pasarnya sepatu berbagai mode adalah wanita. Usaha ini di geluti sampai tahun 1989.
“Waktu saya di Jakarta, khusus penjualan sepatu wanita” ujar bapak yang pindah ke Padang tahun 1990-an
Walaupun ibukota sangat menarik dan lebih mengiurkan tetapi kota Padang menjadi perhentian dia sebagai penrajin sepatu. Setelah tiga tahun pindah ke Padang, dia membuka usaha secara mandiri pada tahun 1994. Usaha sepatu kulit di kota Padang memberikan peluang kepada dia untuk bekerjasama dengan PT. Semen Padang dalam pengadaan sepatu.
“Saya sudah bekerjasama dengan PT. Semen Padang sejak tahun 1995. Pembuatan sepatu untuk semen Padang sethun sekali. Untuk tahun 2015 ini saya membuat sepatu sebayak 356 pasang sepatu dengan berbagai ukuran.” Terang Syarifuddin di tempat kerjanya yang bernama Lisa Shoes. Selain itu, system pembuatan sepatu ini dapat dipesan sesuai selera konsumen dan ada juga yang membeli sepatu yang sudah ada terpajang di etalasenya.
“Untuk pemesanan sepatu kalau ada model, tapak sepatu dan bahannya di Padang, kita bisa membuatkannya sesuai dengan kehendak pemesan” ujar dia
Saat ini dalam sehari di dapat menjual sepatu 1-2/hari dengan omset rata-rata Rp. 300.000,-. Harga untuk sepatu pemesanan sesuai dengan harga standar yang berlaku di pasaran. Lebih lanjut dia mengatakan sepatu yang dipesan dapat dikerjakan selama 3 hari. Dalam pengerjaannya sepatu kulit ini tergantung pada ketebalan kulit, biasanya sepatu untuk kaum hawa lebih tipis dibanding dengan kaum adam. Bahan baku kulit pembuatan sepatu wanita terbuat dari kulit kambing sedangan untuk sepatu laki-laki terbut dari kulit sapi. Sebagai pengrajin sepatu kulit, dia mampu membuat sepatu sesuai selera pemesan dan yang terpenting adalah ketersediaan bahan. Pemesan hanya memperlihatkan contoh atau gambar sepatu yang akan dibuatkan. untuk harga sepatu yang dipesan sesuai selera sama dengan harga pasar sepatu tersebut. Hasil karya sepatu yang dibuatkan selama ini tidak mengecewakan para pemesan karena sebelum membuat dia menayakan betul kepada pemesan seperti apa sepatu yang akan dibuatkan. nah.... anda tertarik untuk membuat sepatu sesuai selera anda, layaknya anda mencoba ke Lisa Shoes ini. (kc/man)
http://kinciakincia.com/berita/2054/pilih-desain-sepatu-sendiri-sukasuka-di-lisa-shoes/