Nahdliyyin Clothes

Nahdliyyin Clothes NUtizen Konoha 🇮🇩

Kyai Haji Abdurrahman Wahid, akrab dipanggil Gus Dur (lair nang Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 – seda nang Jakart...
14/02/2025

Kyai Haji Abdurrahman Wahid, akrab dipanggil Gus Dur (lair nang Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 – seda nang Jakarta, 30 Desember 2009 d**g umure 69 taun[1]) adalah tokoh Muslim Indonesia lan pemimpin politik sing dadi Presiden Indonesia sing kepapat sekang tahun 1999 hingga 2001.

Ia menggantikan Presiden B. J. Habibie setelah dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999. Penyelenggaraan pemerentahannya dibantu oleh Kabinet Persatuan Nasional. Masa kepresidenan Abdurrahman Wahid dimulai saka 20 Oktober 1999 lan berakhir pada Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001.

Tepat 23 Juli 2001, kepemimpinannya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri setelah mandatnya dicabut oleh MPR. Abdurrahman Wahid adalah mantan ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama lan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

11/02/2025
11/02/2025
Keluarga leluhur Kiai Bisri Syansuri adalah keluarga yang terpandang dan terhormat. Dalam catatan Gus Dur, leluhur Kiai ...
11/02/2025

Keluarga leluhur Kiai Bisri Syansuri adalah keluarga yang terpandang dan terhormat. Dalam catatan Gus Dur, leluhur Kiai Bisri menurunkan beberapa ulama besar dalam berbagai generasi, seperti KH Kholil Lasem dan KH Baidlowi Lasem. Sehingga bukan hal yang mengherankan jika dari tradisi yang demikian kuat kaitannya dengan penguasaan keagamaan semacam itu tumbuh seorang yang kemudian hari akan menjadi sosok ulama terkemuka.

Kiai Bisri Syansuri dilahirkan oleh seorang ibu yang bernama Siti Rohmah (Mariah) dan ayah yang bernama Syansuri Abdus Shomad, di desa Tayu Wetan, Pati, Jawa Tengah pada 23 Agustus 1887.

Syansuri dan Siti Rohmah dianugerahi lima (5) putra. Anak pertama dari dua pasangan suami istri ini adalah seorang lelaki bernama Mas’ud. Kedua adalah seorang anak perempuan, bernama Sumiyati. Mustajab, yang kemudian dikenal sebagai Bisri Syansuri adalah anak ketiga, dan setelah itu menyusul Muhdi dan Syafa’atun. Nama Mustajab ini kadang masih digunakannya ketika memberi identitas kitab-kitab koleksinya pada masa belajar. Yang jelas, nama Bisri adalah nama yang digunakan setelah naik haji.

KH Bisri Syansuri menikah dengan Nyai Hj. Nur Khodijah pada 1914, dan pada tahun yang sama, kedua suami isteri baru itu kembali ke tanah air. Dari pernikahan tersebut KH Bisri Syansuri mendapatkan enam keturunan, putra pertama yaitu Ahmad Athoillah, Muasshomah, Sholihah, Musyarofah, Muhammad Ali Ashab (Ali Abdul Aziz), dan Muhammad Shohib.

10/02/2025

Siapa Mbah Wahab Hasbullah ?

Mbah Wahab Hasbullah adalah nama panggilan dari KH Abdul Wahab Hasbullah, seorang ulama dan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Ia lahir di Tambakberas, Jombang, pada 31 Maret 1888.

KH Wahab Hasbullah memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia juga dikenal sebagai penggerak forum diskusi antarulama dan mempelopori kebebasan berpikir di kalangan umat Islam Indonesia.

Berikut ini adalah beberapa peran KH Wahab Hasbullah:
• Mendirikan NU bersama KH Hasyim Asy'ari dan KH Bisri Syansuri pada tahun 1926.
• Mendirikan lembaga kursus Tashwirul Afkar di Surabaya.
• Mendirikan Komite Hijaz untuk merespons pemberlakuan aliran Wahabi yang puritan di Hijaz (Arab Saudi)
Merancang Resolusi Jihad bersama KH Hasyim Asy'ari dan Kiai Abbas dari Cirebon.
• Menjadi Panglima Laskar Mujahidin (Hizbullah) dalam perang melawan penjajah Jepang.
• Menjadi anggota DPA bersama Ki Hajar Dewantoro.

Pada 7 November 2014, Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada KH Wahab Hasbullah.

BIOGRAFI SINGKAT HADRATUS SYAIKH HASYIM ASY'ARI.KH Hasyim Asy'ari adalah tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yang juga me...
09/02/2025

BIOGRAFI SINGKAT HADRATUS SYAIKH HASYIM ASY'ARI.

KH Hasyim Asy'ari adalah tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yang juga meraih gelar pahlawan nasional.

Berikut adalah biografi KH Hasyim Asy'ari:
• Lahir di Desa Tambakrejo, Jombang, Jawa Timur pada 24 Dzulqaidah 1287 H.
• Putra ketiga dari KH Asy'ari, pemimpin Pesantren Keras Jombang, dan Nyai Halimah.
• Memiliki banyak guru, di antaranya Syekh Ahmad Khatib Minangkabau, Syekh Muhammad Mahfudz at-Tarmasi, dan Syekh Ahmad Amin Al-Aththar.
• Menimba ilmu di berbagai pesantren di Jawa dan melanjutkan pendidikan ke Mekkah pada 1892.
• Mendirikan Pesantren Tebuireng pada 1899.
• Menjadi pengajar di Masjidil Haram setelah menunaikan ibadah haji
Memiliki julukan Hadratussyaikh yang berarti mahaguru.
• Memiliki gelar Syaikhu al-Masyayikh yang berarti Gurunya Para Guru.
• Memiliki pemikiran yang berfokus pada pentingnya ilmu pengetahuan dan pendidikan.

Selain KH Hasyim Asy'ari, tokoh pendiri NU lainnya adalah: KH Abdul Wahab Chasbullah, KH Bisri Syansuri, KH Raden As'ad Syamsul Arifin, KH Mas Alwi bin Abdul Aziz, KH Idham Chalid.

Ketika Para Kiai Bahas Batas Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Munas NU 2025 Kamis, 6 Februari 2025 | 15:30 WIB.Forum...
06/02/2025

Ketika Para Kiai Bahas Batas Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Munas NU 2025 Kamis, 6 Februari 2025 | 15:30 WIB.

Forum Sidang Komisi Bahtsul Masail Qonuniyah Munas dan Konbes NU 2025, Kamis (6/2/2025) di Hotel Sultan Jakarta.

Suci Amaliyah Kontributor Jakarta, NU Online Penggunaan media sosial pada anak menjadi momok bagi orang tua, mengingat dampak negatif yang lebih banyak dibandingkan manfaatnya. Oleh karena itu, strategi untuk mengurangi risiko serta melindungi anak-anak di dunia digital sangat diperlukan.
Hal itu tampak dibahas saat Komisi Bahtsul Masail Waqi'iyah Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Nahdlatul Ulama di The Sultan Hotel dan Residance Jakarta, Kamis (6/2/2025.

Para pembahas mengajukan pandangan berdasarkan pengalaman di sekolah dan pengalaman regulasi berbagai negara. Di antara pertanyaan yang diajukan dalam tema tersebut adalah: Apakah pemerintah perlu menerapkan batasan umur tertentu bagi anak-anak dalam media sosial? KH Ramdlan menyampaikan bahwa yang lebih berbahaya daripada platform media sosial itu sendiri adalah iklan vulgar yang sering muncul di konten media sosial. "Jadi bukan platformnya, kalau TikTok atau YouTube itu penting, bagian dari dakwah.

Teknologi itu tidak bisa ditolak, tapi iklan-iklan vulgar itu yang perlu dihindari," ujarnya. Menanggapi itu, Anggota Tim Bahtsul Masail Qanuniyah KH Ihsan Abdillah mengatakan penggunaan handphone sering kali diatur dengan ID pemilik, sehingga hanya pengguna yang memenuhi batas usia yang diizinkan yang bisa mengakses media sosial.

"Kalau usianya belum masuk maka anak tidak bisa mengakses," jelasnya. Baca Juga Munas dan Konbes NU 2025, Gus Yahya Sebut Agenda NU Masuk Fase Gaspol Perwakilan PWNU Maluku menambahkan bahwa masalah utama yang perlu diselesaikan adalah sinkronisasi antara handphone dan identitas pengguna.

Ia juga mengungkapkan bahwa perangkat berbasis Android atau Apple bisa merekam suara, dan meskipun tidak sedang aktif menggunakan handphone, percakapan yang terjadi dapat memengaruhi konten yang muncul. "Kita kalangan dewasa sering terperangkap konten dewasa. Bisa dicek di google audio teks. Jadi apa yang kita ketik itu yang muncul algoritmanya," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti langkah yang diambil oleh China dalam mengunci jaringan internet mereka, sebuah langkah yang menurutnya sangat berani. Ia berharap Indonesia bisa melakukan regulasi serupa, meskipun saat ini belum ada kebijakan yang setara.
Pembatasan penggunaan media sosial anak untuk menjadi bahasan dalam Munas Konbes 2025. Hasil dari pembahasan ini akan dibuat rekomendasi dan akan diplenokan serta hasil akhir akan diputuskan dan hasil rekomendasi di akhir Munas Konbes.

Editor: Patoni
Kontributor: Suci Amaliyah

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/ketika-para-kiai-bahas-batas-penggunaan-media-sosial-bagi-anak-di-munas-nu-2025-z0ieh

Address

Sidorejo
Madiun Lor
63155

Opening Hours

Monday 09:00 - 18:00
Tuesday 09:00 - 18:00
Wednesday 09:00 - 18:00
Thursday 09:00 - 18:00
Friday 09:00 - 18:00
Saturday 09:00 - 18:00
Sunday 09:00 - 18:00

Telephone

+6281703157783

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nahdliyyin Clothes posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Nahdliyyin Clothes:

Share

Category