17/05/2021
PELIHARA HATI
(Membiasakan Hati Berprasangka Baik)
Sulit sekali mengajarkan hati dan pikiran untuk terus berprasangka baik pada setiap hal yang telah Allah takdirkan kepada kita, seperti musibah misalnya
Iya, tetap baik-baik saja menghadapi situasi genting dikala tertimpa musibah sangatlah sulit. Dan sadarkah kamu apa yang membuatmu menjadi sulit? Yaitu karena kamu tak mau ajarkan hatimu untuk berbaik sangka kepada Allah
Sebab, bila prasangka baik senantiasa bersemayam dihati dan pikiran, tentu bersifat khawatir dan terlalu sedihpun tidak akan mudah dilakukan
Karena bahagia datang dari hati yang selalu berusaha berprasangka baik. Mengamini segala keputusan yang diberikan Allah. Bukan malah merutuki taqdir dan mempertanyakan sana-sini
Bahagia itu sebenarnya sangat sederhana. Bersyukur saat diberi nikmat dan bersabar saat diberi ujian. Termasuk berusaha menjaga prasangka agar senantiasa baik-baik saja
Mengira-ngira, bahkan sampai berprasangka buruk terhadap sesama tak ada manfaatnya. Abaikan dan ganti dengan prasangka yang baik. Sebab, bisa jadi kelebihan mereka adalah ujian yang mungkin kamu tak mampu menanggungnya. Misal diberi kaya, padahal kamu akan semakin jauh jika diberi harta
Olehnya, menyederhanakan diri dan mencukupkan hati itu dengan prasangka baik selalu. Semoga kamu begitu yah
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berburuk sangka ( kecurigaan ), karena sebagian dari berburuk sangka itu dosa” (QS Al Hujurat: 12)
Muslim Preneurship