25/06/2023
Apa itu Bingung Puting ??
Dikutip dari Alodokter
Bingung puting merupakan kondisi yang biasa terjadi pada bayi, terutama di awal kehidupannya.
Dikatakan bingung puting ketika bayi kesulitan menghisap ASI langsung dari payudara karena sebelumnya telah terbiasa minum ASI dari Botol Susu.
Penyebab utama bayi bingung puting adalah karena ia terlalu dini diperkenalkan minum ASI melalui botol susu.
Mengapa demikian ??
Karna untuk menyusu secara langsung, bayi perlu bekerja keras dengan menggerakkan 40 otot wajahnya. Sementara, ketika bayi menyusu dari botol susu, ia tidak harus bersusah payah.
Bahkan bayi hanya perlu membuka mulut dan memberi sedikit tekanan, kemudian dot botol susu akan mengeluarkan ASI.
Karena itu, jika Bunda ingin memperkenalkan Botol Susu kepada si kecil setidaknya tunggu waktu idealnya saat si kecil sudah berusia 4 minggu atau ketika si kecil sudah mahir menyusu langsung dari Bunda.
- Berlatihlah teknik menyusui yang baik dan pelajari posisi menyusui yang nyaman. Lakukan latihan tersebut dengan sabar.
- Batasi penggunaan dot atau botol susu ketika sedang di rumah. Selain itu, jangan menunggu sampai bayi kelaparan baru menyusui.
- Jika Si Kecil terlihat frustrasi karena ASI tak kunjung keluar, siasati dengan mempompa payudara terlebih dulu hingga ASI keluar sedikit sebelum menyusui.
- Jika ingin memperkenalkan dot atau botol susu kepada Si Kecil, tunggulah sampai ia bisa menyusu dengan baik dari payudara Bunda, yaitu saat memasuki usia 4–6 minggu.
- Cari bantuan dari konsultan laktasi jika bayi terlihat memiliki kecenderungan memilih menyusu dari botol daripada payudara. Konsultan laktasi akan membantu Bunda menemukan solusi agar Si Kecil lebih s**a menyusu langsung dari payudara.
Bingung puting sebenarnya bukanlah suatu masalah yang mengkhawatirkan selama Bunda sabar dan terus berusaha menerapkan teknik menyusui yang benar.
Untuk mencegahnya, jangan memperkenalkan dot atau botol susu kepada Si Kecil terlalu dini.
Jika Si Kecil mengalami bingung puting sampai menolak untuk minum ASI, baik dari payudara atau dari botol susu,
sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter agar dapat diberikan penanganan yang sesuai.