20/09/2021
Penerjemah: Drs. H. Tb. Syamsuri Halim, MAg (Pimpinan Majelis Dzikir Tb. Ibnu Halim dan Dosen Fakultas Muamalat STAI Azziyadah Klender)
Kajian: Profesor Dr. Omar Abdul Kahfi Mesir
Di zaman Nabi Musa ‘alahissalam, ada sepasang suami istri yang hidup dengan penuh kemiskinan. Namun, mereka menghadapinya dengan penuh kesabaran.
Suatu ketika, tatkala mereka beristirahat, sang istri bertanya kepada suaminya, “Wahai suamiku, bukankah Musa adalah seorang Nabi yang bisa berbicara dengan Tuhannya (Allah)..?”
Lalu sang suami menjawab, “Ya, benar.”
Sang istri berkata lagi, “Kenapa kita tidak pergi saja kepada-nya untuk mengadukan kondisi kita yang penuh dengan kemiskinan dan memintanya agar ia berbicara kepada Rabb-nya, agar Dia menganugerahkan kepada kita kekayaan ?”
Akhirnya mereka mengadukan kemiskinannya itu kepada Nabi Musa ‘alahissalam.
Lalu Nabi Musa bermunajat menghadap Allah subhanahu wa ta’ala dan menyampaikan keadaan keluarga tersebut.
Allah pun berfirman kepada Musa: “Wahai Musa, katakanlah kepada mereka, aku akan memberikan kepada mereka kekayaan, tetapi kekayaan itu aku berikan hanya satu tahun, dan setelah satu tahun, akan aku kembalikan mereka menjadi orang miskin kembali.”
Lalu Nabi Musa menyampaikan kepada mereka bahwasanya Allah telah Mengabulkan permohonan mereka, dengan syarat kekayaan itu hanya satu tahun lamanya.
Mereka menerima kabar tersebut dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan.
Beberapa hari kemudian datanglah rezeki yang melimpah dari jalan yang tak diketahui dari mana arahnya. Dan merekapun menjadi orang terkaya pada saat itu.
Keadaan mereka seketika berubah dengan kekayaan yang berlimpah.
Lalu sang istri berkata kepada suaminya, “Wahai suamiku, selama setahun ini kita akan memberi makan orang-orang miskin dan menyantuni anak-anak yatim mumpung kita masih punya kesempatan, karena setelah setahun kita akan kembali miskin.”
Sang suami menjawab, “Baiklah, kita akan menggunakan harta ini untuk membantu orang-orang yang membutuhkannya.”
Kemudian mereka membantu orang-orang yang membutuhkan, dan membangun tempat-tempat singgah para musafir, serta menyediakan makan gratis bagi orang yang membutuhkan.
Lanjut di kolom komentar ya🙏