26/07/2018
Bismillah
Di dalam Al-Qurโan, ujian diungkapkan dengan kata balaโ. Kata ini memiliki dua penafsiran. Pertama adalah ujian dalam bentuk kekurangan. Bentuknya bermacam-macam, bisa kesehatan yang berkurang atau sakit, harta yang sempit, kedudukan dan jabatan yang hilang, dan meninggalnya orang-orang yang dicintai.
Dalam Al-Baqarah 155, Allah berfirman โDan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.โ (Al-Baqarah: 155). Pada ayat ini, Allah memberikan kita perintah menghadapi ujian dengan bersabar.
Bentuk ujian yang kedua, yang disebutkan dalam Al Quran, adalah ujian berupa kelebihan. Allah memberikannya kepada hamba yang dipilihnya, baik dengan ilmunya baik, jabatan yang tinggi, harta yang melimpah, maupun keturunan yang banyak.
Hal ini dijelaskan Allah SWT dalam firman-Nya, โJika kamu bersyukur niscaya Aku akan tambah niโmat kepada kamu dan jika kamu kufur ingkar sesungguhnya azabKu amatlah pedih. (Ibrahim: 7).
Dunia memang merupakan negeri ujian. Namun Allah telah memberikan tuntunan dan suri tauladan bagi manusia untuk menghadapi dunia bagi orang-orang yang senantiasa beriman kepada-Nya.
Repost wakafquran