Kaos Karakter Murah

Kaos Karakter Murah Toko pakaina anak menyediakan berbagai jenis pakaian anak dengan ukuran all size dengan bahan COTTON

Belajar Dari KeledaiKetika mendengar kata ”keledai”, mungkin yang tergambar dalam benak kita adalah seekor binatang yang...
28/09/2015

Belajar Dari Keledai

Ketika mendengar kata ”keledai”, mungkin yang tergambar dalam benak kita adalah seekor binatang yang lamban, lemah, bahkan sering diidentikkan dengan binatang yang bodoh. Sepintas memang gambaran seperti itu tidak sepenuhnya salah. Jika diukur dari segi kecepatan, Keledai (Equus asinus) memang tak bisa disamakan dengan kuda (Equus caballus), meski keduanya satu genus. Dalam mekanika dikenal istilah ”tenaga kuda” yang merupakan ukuran kemampuan mesin. Tak ada istilah ”tenaga keledai”.

Ungkapan mengenai keledai, sebagaimana diungkapkan diatas bahwa keledai memang tak seagresif kuda. Jalannya lambat. Saking lambatnya bahkan kadang kita menganggap bahwa keledai adalah binatang yang tampak malas dan tak punya inisiatif. Ada peribahasa ”Seperti keledai.”Artinya: bodoh atau keras kepala. Ada lagi peribahasa ”Keledai hendak dijadikan kuda.” Artinya: orang bodoh hendak dipandang sebagai orang pandai. Dalam kedua peribahasa itu, keledai dipandang sebagai binatang bodoh. Tak heran, banyak orang tersinggung kala dijuluki dengan kata ”keledai”.

Setiap hal Negatif pasti ada hal Positif
Dari penjelasan di atas, saya sudah membahas perihal pandangan-pandangan negatif terkait dengan binatang yang satu ini. Namun, apakah semua yang ada pada diri keledai adalah bernilai negatif. Ternyata jawabannya adalah tidak semua hal tentang keledai itu adalah negatif. Janganlah p**a kita lupa, masih ada peribahasa lainnya tentang keledai dan itu adalah sebuah pribahasa yang menggambarkan tentang sisi positif tentang keledai: ”Keledai tidak akan jatuh ke dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya.” Peribahasa itu berarti sebodoh-bodohnya keledai, binatang itu toh belajar dari pengalaman.

Kegagalan atau kemalangan yang diterima oleh keledai mampu ia jadikan sebagai pelajaran hidup agar tidak terulang lagi dilain kesempatan di masa yang akan datang. Keledai belajar dari sejarah. Anehnya, manusia (Homo Sapiens ’manusia yang berpikir’) yang katanya memiliki otak untuk berpikir justru terkadang masih s**a mengulangi kesalahan yang sama. Belajar dari sebuah kesalah untuk akhirnya tidak lagi mengulangi kesalahan tersebut adalah salah satu hal tersulit yang harus dihadapi dalam hidup.

Namun, nyatanya seekor binatang yang sudah diidentikkan sebagai binatang bodoh mampu mengungguli kita (manusia) dalam hal yang satu ini. Agaknya kita malu dan menjadi terpacu, keledai saja bisa mengapa kita yang diberikan kemampuan untuk berpikir tidak dapat melakukan hal yang sama atau mungkin lebih baik lagi dari apa yang dilakukan oleh keledai. Masihkah kita menyebut binatang yang satu ini dengan sebuatan binatang bodoh? Layaknya kita berkaca dulu pada diri sendiri.

Tak hanya itu, keledai ternyata masih memiliki kelebihan lainnya yang dapat kita petik hikmah darinya. Tidak ada yang memungkiri bahwa keledai merupakan binatang pekerja berat. Dia bukan pemalas, tetapi hanya tampak malas. Walaupun keledai adalah binatang yang lambat, tetapi ia adalah jenis binatang yang mampu menerima dan menahan beban apapun selama keempat kakinya masih mampu menahan beban yang dipikulnya. Dan semua tugas hampir selalu ia tuntaskan dengan baik. Sifat ini sangat berbeda dengan sifat saudara sejenisnya, kuda. Kuda ternyata sangat memilih-milih dalam bekerja. Ketika kuda tidak s**a dengan suatu pekerjaan, maka kuda mungkin saja akan (terlihat) memberontak dan menolaknya.

Keledai jelas mempunyai ketahanan kerja tinggi. Andaikan kita mampu bersikap seperti keledai saat kita menghadapi segala tantangan serta beban hidup kita. Maka, tentu tidak akan ada orang-orang yang tidak memiliki masa depan. Hal itu karena setiap orang akan memiliki sikap kerja keras dan tidak mudah menyerah. Bayangkan, kekuatan seekor keledai dalam sehari ternyata setara dengan perjalanan sejauh 30 kilometer. Meski lambat, keledai konsisten memenuhi panggilannya. Dia tidak pernah mutung. Nah, laiknya hal-hal positif keledai ini mampu menjadi bahan renungan untuk kemudian mampu kita adaptasi dan diimplementasikan dalam kehidupan kita sebagai homo sapiens.

Sehingga jangan pernah kita menyerah atau merasa kalah atas apa yang sekarang ada pada diri kita, buktikan bahwa kita juga memiliki banyak segi positif pada diri kita. Manusia terkadang merasa rendah diri ketika menyadari kekurangan yang ada pada dirinya. Sehingga hal itu membuatnya menjadi sulit berkembang, ada baiknya kita tidak lagi meratapi hal-hal semacam itu. Ingatlah bahwa setiap orang pastinya memiliki potensi. Adalah orang-orang yang sukses apabila mereka berhasil menemukan potensi yang ada dalam dirinya, walaupun itu terjadi disaat yang sudah sangat terlambat atau diwaktu tidak tepat. Tidak ada satupun hal negatif yang tidak diiringi dengan sesuatu yang positif disekitanya. Percayalah pada kemampuan kita sendiri, potensi hanya bisa dimunculkan dengan kerja keras. Tanpa kerja keras dan percaya pada diri sendiri, maka yang muncul hanyalah keputusasaan. Bersemangatlah untuk menemukan potensi diri. Ingatlah, bahkan keledai saja memiliki banyak potensi.

21/09/2015

slamat siang...

Pentingnya Dana DaruratSaya yakin Anda pasti paham pentingnya menyediakan kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan atau...
18/09/2015

Pentingnya Dana Darurat
Saya yakin Anda pasti paham pentingnya menyediakan kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan atau yang biasa disebut kotak P3K di rumah Anda. Ya, kotak ajaib ini bisa memberikan pertolongan pertama pada anggota keluarga yang mengalami kecelakaan dengan cepat sebelum akhirnya mendapatkan perawatan yang lebih sempurna oleh dokter atau tenaga medis lainnya. Dengan adanya kotak P3K ini, korban setidaknya bisa terhindar dari kondisi yang lebih buruk akibat kecelakaan yang dialaminya.
Nah, bagaimana dengan kotak Pertolongan Pertama pada Keuangan (P3K) Anda?
Ternyata tidak hanya tubuh manusia saja yang bisa mengalami kecelakaan, keuangan kita pun bisa mengalaminya juga. Sayangnya, tidak banyak orang yang menyadari bahwa kondisi keuangannya sedang mengalami “kecelakaan”. “Kecelakaan” dalam istilah keuangan dapat dikatakan sebagai keadaan darurat – keadaan sulit yang tidak disangka-sangka yang memerlukan penanganan segera. Dari pengertian ini, kondisi darurat juga bermakna kondisi yang disebabkan oleh kejadian yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak terprediksi yang membuat kita tidak happy, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK), ban kendaraan yang tiba-tiba bocor di tengah jalan, biaya kesehatan akibat suatu kecelakaan yang tidak tercover asuransi, atap rumah ataupun p**a instalasi yang bocor, dan lain sebagainya. Jadi, sudah jelas ya kalau midnight sale bukan termasuk kondisi darurat?
Sebagian masyarakat membayar biaya-biaya darurat tersebut dengan mengambil dari tabungan, sementara sebagian yang lain terpaksa harus meminjam atau menggadaikan aset yang mereka miliki demi mendapatkan uang cash dengan cepat. Apapun opsi yang dipilih memang bisa membantu “menyelesaikan” kondisi darurat, tapi konsekuensinya adalah ada harga lain yang harus Anda bayar yang sebenarnya tidak perlu jika Anda memiliki dana darurat.
Apabila Anda menggunakan tabungan Anda untuk membiayai kondisi darurat yang Anda alami, maka tentu saja dana yang sudah Anda siapkan untuk tujuan keuangan jangka pendek akan berkurang atau bahkan habis sama sekali. Sementara, apabila Anda meminjam, mungkin yang hadir di benak Anda pertama kali adalah meminjam kepada orang atau kerabat terdekat Anda. Hal ini tentu tidak menjadi masalah ketika orang yang Anda mintai pinjaman memiliki dananya, tapi bagaimana bila orang tersebut juga tidak memiliki dananya?
Skenario selanjutnya yang mungkin terjadi adalah berutang ke bank melalui KTA, KTM, atau kartu kredit, atau menggadaikan aset Anda untuk mendapatkan uang cash. Cara ini tentu saja membuat Anda harus membayar lebih dari jumlah uang yang seharusnya Anda keluarkan, seperti biaya bunga atas utang, biaya administrasi, dan biaya-biaya lainnya.
Bagaimana jika Anda memiliki aset investasi, tapi belum memiliki dana darurat?
Saya yakin Anda tentu tidak mau mencairkan aset investasi yang Anda miliki ketika nilainya sedang turun. Saya juga yakin Anda tentu tidak mau kehilangan peluang atas kenaikan nilai aset investasi tersebut di masa yang akan datang.
Selain risiko yang berhubungan dengan nilai aset investasi, Anda juga menghadapi risiko bahwa aset investasi yang Anda miliki belum tentu bisa langsung dicairkan saat itu juga. Butuh waktu yang mungkin tidak sebentar untuk bisa mengonversikan aset tersebut menjadi cash, sementara kondisi darurat yang Anda hadapi tidak bisa menunggu.
Nah, bagaimana dengan Anda? Sudah mulai berpikir untuk menyiapkan kotak P3K dana darurat Anda sendiri? Yuk, persiapkan dari sekarang.
Semoga bermanfaat.

14/09/2015

asalamualaikum,
telah dibuka kaos dengan harga murah

Address

Tasikmalaja
46411

Telephone

082218246228

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kaos Karakter Murah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share