03/01/2021
MENGHINDAR DI bilang PEnGECUT
MELAWAN DI ANggAP PREMAN🙏
Seandainya kita hidup
Di zaman NABI MUHAMMAD ﷺ
- LALU MEREKA MELIHAT NABI MUHAMMAD ﷺ HIJRAH
(mereka akan berkata: "Nabi kok pengecut, seharusnya dihadapi d**g, bukannya lari!)
- BEGITU MEREKA MELIHAT NABI MENGHADAPI & MEMIMPIN PERANG BADAR, UHUD, KHANDAQ, DLL
(Mereka akan berkata: "Nabi kok hobinya perang, mestinya Nabi itu mengajarkan kedamaian, toleransi, persatuan, & kesatuan.")
- MENDENGARKAN NABI BERDOA SEMOGA ALLAH SWT MEROBEK-ROBEK KERAJAAN (KERAJAAN PERSIA)
(Maka mereka akan berkata: "Nabi kok mendo'akan yang jelek, mestinya Nabi mendoakan yang baik².)
- MENGETAHUI NABI MENGHUKUM POTONG TANGAN BAGI SEORANG PENCURI WANITA DARI KALANGAN BANGSAWAN, KEMUDIAN NABI MARAH KARNA ADA YANG MENCOBA MENAWAR HUKUMAN TERSEBUT,
( Niscaya mereka akan berkata: "Nabi kok keras dan pemarah kayak gitu, mestinya Nabi mengayomi dan mudah memaafkan.")
- MELIHAT NABI MEMERINTAHKAN PARA SAHABAT UNTUK MEROBOHKAN MESJID (DHIRAR) YG DIBUAT OLEH KAUM MUNAFIK
(Mereka akan berkata: "Nabi kok Radikal begitu, mestinya nabi lemah lembut tidak radikal seperti itu")
- SAAT MENGETAHUI RASULULLAH MELAKNAT WANITA YANG MENYAMBUNG RAMBUT
(Mereka akan berkomentar Nabi kok doyan melaknat. Ga kayak abu lahab yg cinta damai)
- SAAT MEREKA MENDENGAR NABI MEMERINTAHKAN UNTUK MEMBAKAR RUMAH ORANG YANG TIDAK MAU SHOLAT BERJAMAAH
(Kira-kira omongan apalagi yang keluar dari mulut mereka untuk mencari-cari kesalahan Nabi Muhammad?)
Mungkin kalau Allah menciptakan mereka untuk hidup di zaman NABI MUSA & NABI MUHAMMAD ﷺ., Mereka tidak akan mengikuti ajaran zaman Nabi kita, mungkin mereka akan mengikuti & mempercayai Fir'aun, abu Lahab, abu jahal, yang selalu memfitnah perbuatan Nabi yang benar yang bertujuan untuk membela agama Allah SWT.
Yang jadi pertanyaan, kata ganti "mereka" ini apakah tersemat untuk kita atau bukan. Hanya diri kita sendiri yang mampu menilainya.
Agama Islam ini, bukan hanya berdiri di bawah pondasi "AMAR MA'RUF" namun ada kewajiban kita juga untuk melaksanakan "NAHI MUNKAR". Janganlah kita mengambil setengah-setengah yang kita sukai saja. Yang tidak kita sukai kita buang begitu saja. Karena agama ini bukanlah prasmanan yang bisa kita pilih sesuka hati.
Islam adalah agama rahmat bagi semesta alam, namun untuk mencapai rahmat bagi semesta alam. Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar haruslah ditegakkan bersama-sama.
"Kasus yang di alami Baginda Rasul udah benar-benar nyata adanya di zaman kini".....
Semoga bermanfaat dan
Insyaa Allah kita selalu dalam Rahmat Perlindungan Karunia Kasih Sayang ALLAH SWT...Aamiin Ya Robbal alamin
Copas