Pakaian Dalam Wanita

Pakaian Dalam Wanita Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pakaian Dalam Wanita, Clothing Store, Jalan Parangtritis, Yogyakarta City.

Pantyliner bisa menyebabkan daerah "V" lembab???S**a pake panty liner? Banyak orang yang menggunakan panty liner untuk m...
29/03/2016

Pantyliner bisa menyebabkan daerah "V" lembab???

S**a pake panty liner? Banyak orang yang menggunakan panty liner untuk menghindari penggantian celana dalam yang tidak terlalu sering.

Padahal penggunaan paty liner yang praktis bisa menyebabkan daerah "V" jadi lembab dan menjadi sarang kuman. Lebih baik lebih sering berganti pakaian dalam daripada menggunakan panty liner.

Belilah pakaian dalam dalam jumlah banyak sehingga bisa lebih sering menggantinya. Sama yang lain boleh irit tapi sama daleman... royal lah sedikit.

Jangan piring aja yang belinya selusin..pakaian dalam juga. Mungkin bagus juga ya.. kalo beli sabun hadiahnya pakaian dalam jangan piring apa mangkok melulu... lunmayan buat nambah koleksi

Bahan yang tepat untuk pakaian dalamGunakan bahan yang tepat untuk pakaian dalam yang digunakan setiap hari. Bahan yang ...
28/03/2016

Bahan yang tepat untuk pakaian dalam

Gunakan bahan yang tepat untuk pakaian dalam yang digunakan setiap hari. Bahan yang tidak panas dan cepat menyerap keringat seperti katun bisa jadi pilihan.

Yang penting bukan pakaian dalam yang mewah, mahal dan cantik, tetapi yang nyaman. Jika berniat membeli pakaian dalam dari satin atau sutera pastikan bukan untuk penggunaan sehari-hari.

Belilah BH yang pas dengan ukuran. Jangan yang kelonggaran apalagi yang kesempitan.

Tampil sexy sih oke-oke saja tapi dengan sengaja mencari ukuran BH yang lebih kecil biar isinya keliatan "tumpah" tapi menyiksa diri itu, maaf goblok namanya.

Yang penting nyaman di badan,, kalo urusan sexy itu realtif..

Seberapa sering kah berganti pakaian dalam ?Sesuai dengan aktivitas harian yang kita lakukan. Jika tidak terlalu banyak ...
27/03/2016

Seberapa sering kah berganti pakaian dalam ?

Sesuai dengan aktivitas harian yang kita lakukan. Jika tidak terlalu banyak aktivitas yang menguras tenaga cukup sehari dua kali, yaitu setelah mandi pagi dan mandi sore. Pastikan celana dalam anda sudah diganti dan tidak menerapkan prinsip bolak-balik (AC/DC).

Jika banyak berkeringat karena aktivitas menguras energi atau karena sering olahraga yang menghasilkan banyak keringat, gantilah pakaian dalam anda 3, 4 sampai 5 kali sehari. Bagi wanita penting untuk menjaga daerah kewanitaan tetap kering. Karena jika lembab akan menjadi sarang kuman penyebab penyakit keputihan atau bahkan kanker serviks.

Sebaiknya ganti pakaian dalam lebih sering saat periode menstruasi. BH harus selalu diganti jika banyak berkeringat agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit

Seberapa penting kah mengganti pakaian dalam ?Boleh gak pakaian dalam dipake seminggu gak diganti??? Of Course boleh.. k...
26/03/2016

Seberapa penting kah mengganti pakaian dalam ?

Boleh gak pakaian dalam dipake seminggu gak diganti???
Of Course boleh.. kalo tahan baunya dan mau dapat bonus penyakit kulit. Baik cowok apalagi cewek mengganti pakaian dalam adalah keharusan.

Pakaian dalam adalah pakaian yang langsung melekat di jiwa eh.. di badan. Karenanya semua kotoran, keringat, sisa-sisa "urusan belakang" semuanya melekat dengan indahnya di pakaian dalam kita. Kalau urusan setia itu penting, tapi setia tidak mengganti pakaian dalam itu jorok!

Pakaian dalam yang kotor bisa menjadi sumber penularan penyakit. Jadi dengan sengaja menggunakan pakaian dalam yang sama selama beberapa hari itu sama saja dengan minta penyakit memberi warna warni pada kulit kita.

PKK (Panu Kudis Kurap) adalah salah satu diantaranya. Penyakit yang ditandai dengan bercak di kulit yang menimbulkan rasa gatal akan mengganggu keseharian kita.

Tipe Celana Dalam yang SehatMembicarakan tipe, celana dalam standar berbahan katun mungkin adalah pilihan terbaik, baik ...
04/03/2016

Tipe Celana Dalam yang Sehat

Membicarakan tipe, celana dalam standar berbahan katun mungkin adalah pilihan terbaik, baik dari segi kenyamanan maupun kesehatan. Meski dari segi penampilan, celana dalam jenis ini memang terlihat lebih ketinggalan zaman, tapi celana dalam ini dapat mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan seperti ruam kulit sampai infeksi jamur.

Bagaimanapun juga, jika Anda menginginkan variasi, berikut ini adalah tips yang perlu Anda ingat saat mengenakan celana dalam model lain:

1. Hindari penggunaan thong

Thong/g-string memang berguna saat Anda hendak mengenakan celana atau rok ketat karena mereka tidak meninggalkan garis celana dalam yang merusak penampilan. Tapi dokter sangat tidak menyarankan Anda untuk mengenakan celana dalam jenis ini dalam periode waktu lama atau sering, atau saat berolahraga. Ketika Anda berolahraga, tali thong akan menggesek-gesek kulit mengikuti gerakan Anda. Gesekan ini dapat memicu infeksi kandung kemih dan infeksi bakteri pada va**na.

Selain itu, menggunakan thong sebagai pakaian dalam sehari-hari juga dapat menyebabkan bakteri mudah menyebar karena bakteri dari dubur, seperti E. coli, dapat dengan mudah pindah ke va**na atau uretra Anda. Jika bakteri tersebut masuk ke rahim, Anda bisa terserang penyakit radang panggul atau infeksi kandung kemih jika bakteri masuk ke saluran kemih.

2. Korset

Pakaian dalam satu ini memang berguna sekali untuk membentuk tubuh lebih indah saat kita perlu mengenakan gaun ketat. Tapi sama seperti celana dalam spandex dan skinny jeans, menggunakan korset secara rutin tidak disarankan karena dapat memicu penyakit infeksi kandung kemih. Saat Anda menggunakannya, pastikan Anda mengenakan celana dalam katun di baliknya.

3. Bahan yang Tepat

Hal lain yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan saat memilih pakaian dalam adalah bahan celana tersebut.

a. Celana dalam katun

Untuk penggunaan sehari-hari, tidak akan ada yang bisa mengalahkan kenyamanan katun. Bahan ini lembut, ringan, dan sangat nyaman. Bukan hanya itu, katun juga baik untuk kesehatan serta kebersihan organ intim Anda. Mengenakan celana dalam katun berarti membiarkan va**na Anda ‘bernapas’. Katun juga menyerap keringat yang ada dan dengan demikian mencegah pertumbuhan jamur.

b. Nylon atau bahan sintesis

Bahan nylon atau bahan sintesis tidak dapat menyerap cairan, jadi sebaiknya tidak digunakan setiap hari. Jika ingin menggunakan celana dalam dari bahan nylon atau sintetis, pastikan bagian yang menutupi l***a terbuat dari katun yang dapat menyerap keringat.

Tips Menghindari Risiko Penyakit

Selain model dan bahan, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan agar Anda terhindar dari risiko penyakit yang mungkin timbul akibat kesalahan penggunaan pakaian dalam.

1. Ganti jika berkeringat

Jika Anda sering berkeringat di bagian bawah atau setelah berolahraga, segeralah mengganti pakaian dalam Anda. Pakaian dalam yang basah adalah tempat favorit bakteri untuk berkembang biak.

2. Gunakan celana tidur yang longgar

Hindari celana tidur (atau celana apa pun) yang terlalu ketat. Pakaian dalam yang terlalu ketat akan membuat organ intim panas serta lembap. Bahkan, sesekali Anda bisa mencoba tidur tanpa menggunakan celana dalam karena hal ini dapat membantu membuat organ intim Anda kering dan mencegah timbulnya infeksi jamur.

Sesuaikan pakaian dalam Anda dengan aktifitas yang sedang dijalani agar bisa bergerak dengan nyaman, sekaligus senantiasa menjaga kesehatan organ intim.

Tips Ngemil Agar Tetap LangsingBagi Anda yang memiliki kebiasaan seperti ini dan tidak bisa menghilangkannya, berikut ka...
10/02/2016

Tips Ngemil Agar Tetap Langsing

Bagi Anda yang memiliki kebiasaan seperti ini dan tidak bisa menghilangkannya, berikut kami berikan tips ngemil agar tetap langsing yang bisa Anda coba.

1. Pada dasarnya, kebiasaan ngemil bisa dijadikan sebagai salah satu cara untuk menurunkan berat badan atau berdiet. Cemilan sering dijaddikan sebagai makanan pengganjal perut yang tentu saja akan menunda rasa lapar serta mengurangi nafsu makan. Namun kebiasaan ngemil harus dilakukan di saat yang tepat, serta harus dengan komposisi serta porsi yang tidak lebih dan usahakan untuk memilih cemilan yang rendah kalori.

2. Pilihlah jenis makanan yang berprotein tinggi karena berfungsi untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Protein tinggi bisa didapatkan dari makanan berjenis kacang-kacangan atau cemilan yang menggunakan kacang sebagai bahan dasarnya.

3. Hindarilah jajanan yang memiliki kandungan lemak, kolesterol, serta kalori tinggi seperti gorengan. Makanan yang diolah dengan cara dibakar atau direbus bisa dijadikan sebagai pengganti gorengan. Selain itu, Anda juga bisa memilih makanan yang berbahan dasar gandum.

4. Kebiasaan ngemil dengan cemilan berkalori tinggi bisa diganti dengan menggunakan cemilan yang sehat seperti sayur atau buah. Sayur dan buah bisa diolah menjadi jus atau salad sehingga membuat Anda tertarik untuk mengkonsumsinya.

Demikianlah tips ngemil tapi tetap langsing yang bisa Anda coba. Kebiasaan ngemil bukan berarti menghalangi Anda untuk bisa memiliki tubuh yang langsing, tapi pilihlah cemilan yang sehat serta perhatikan jumlah kalorinya.

Pakaian Dalam Yang SehatBanyak wanita menaruh perhatian khusus dalam memilih pakaian dalam mereka. Meski tidak dilihat b...
30/01/2016

Pakaian Dalam Yang Sehat

Banyak wanita menaruh perhatian khusus dalam memilih pakaian dalam mereka. Meski tidak dilihat banyak orang, pakaian dalam memang berpengaruh besar terhadap rasa nyaman dan kepercayaan diri penggunanya.

Saat memilih pakaian dalam, khususnya celana dalam, ada banyak hal yang menjadi pertimbangan kita. Selain bagaimana pakaian dalam tersebut terlihat di tubuh Anda, hal lain yang perlu Anda pertimbangkan adalah apakah pakaian dalam tersebut berisiko menimbulkan masalah kesehatan atau tidak.

Kenapa Anda Perlu Mengenakan Pakaian Dalam
Apa pun jenis dan bahan pakaian dalam yang Anda pilih, mengenakan pakaian dalam selalu lebih baik dibandingkan tidak mengenakannya. Celana dalam berguna sebagai pelindung organ intim Anda agar tidak mudah terkena infeksi.

Tipe Celana Dalam yang Sehat
Membicarakan tipe, celana dalam standar berbahan katun mungkin adalah pilihan terbaik, baik dari segi kenyamanan maupun kesehatan. Meski dari segi penampilan, celana dalam jenis ini memang terlihat lebih ketinggalan zaman, tapi celana dalam ini dapat mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan seperti ruam kulit sampai infeksi jamur. Bagaimanapun juga, jika Anda menginginkan variasi, berikut ini adalah tips yang perlu Anda ingat saat mengenakan celana dalam model lain:

Hindari penggunaan thong

Thong/g-string memang berguna saat Anda hendak mengenakan celana atau rok ketat karena mereka tidak meninggalkan garis celana dalam yang merusak penampilan. Tapi dokter sangat tidak menyarankan Anda untuk mengenakan celana dalam jenis ini dalam periode waktu lama atau sering, atau saat berolahraga. Ketika Anda berolahraga, tali thong akan menggesek-gesek kulit mengikuti gerakan Anda. Gesekan ini dapat memicu infeksi kandung kemih dan infeksi bakteri pada va**na.

Selain itu, menggunakan thong sebagai pakaian dalam sehari-hari juga dapat menyebabkan bakteri mudah menyebar karena bakteri dari dubur, seperti E. coli, dapat dengan mudah pindah ke va**na atau uretra Anda. Jika bakteri tersebut masuk ke rahim, Anda bisa terserang penyakit radang panggul atau infeksi kandung kemih jika bakteri masuk ke saluran kemih.

Korset

Pakaian dalam satu ini memang berguna sekali untuk membentuk tubuh lebih indah saat kita perlu mengenakan gaun ketat. Tapi sama seperti celana dalam spandex dan skinny jeans, menggunakan korset secara rutin tidak disarankan karena dapat memicu penyakit infeksi kandung kemih. Saat Anda menggunakannya, pastikan Anda mengenakan celana dalam katun di baliknya.

Bahan yang Tepat
Hal lain yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan saat memilih pakaian dalam adalah bahan celana tersebut.

Celana dalam katun

Untuk penggunaan sehari-hari, tidak akan ada yang bisa mengalahkan kenyamanan katun. Bahan ini lembut, ringan, dan sangat nyaman. Bukan hanya itu, katun juga baik untuk kesehatan serta kebersihan organ intim Anda. Mengenakan celana dalam katun berarti membiarkan va**na Anda ‘bernapas’. Katun juga menyerap keringat yang ada dan dengan demikian mencegah pertumbuhan jamur.

Nylon atau bahan sintesis

Bahan nylon atau bahan sintesis tidak dapat menyerap cairan, jadi sebaiknya tidak digunakan setiap hari. Jika ingin menggunakan celana dalam dari bahan nylon atau sintetis, pastikan bagian yang menutupi l***a terbuat dari katun yang dapat menyerap keringat.

Tips Menghindari Risiko Penyakit
Selain model dan bahan, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan agar Anda terhindar dari risiko penyakit yang mungkin timbul akibat kesalahan penggunaan pakaian dalam.

Ganti jika berkeringat

Jika Anda sering berkeringat di bagian bawah atau setelah berolahraga, segeralah mengganti pakaian dalam Anda. Pakaian dalam yang basah adalah tempat favorit bakteri untuk berkembang biak.

Gunakan celana tidur yang longgar

Hindari celana tidur (atau celana apa pun) yang terlalu ketat. Pakaian dalam yang terlalu ketat akan membuat organ intim panas serta lembap. Bahkan, sesekali Anda bisa mencoba tidur tanpa menggunakan celana dalam karena hal ini dapat membantu membuat organ intim Anda kering dan mencegah timbulnya infeksi jamur.

Sesuaikan pakaian dalam Anda dengan aktifitas yang sedang dijalani agar bisa bergerak dengan nyaman, sekaligus senantiasa menjaga kesehatan organ intim.

Address

Jalan Parangtritis
Yogyakarta City
55772

Telephone

+628124303791

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pakaian Dalam Wanita posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category