22/05/2021
Bismillah.
Allahumma Solli 'Ala Sayyidina Muhammad.
Surah At-Tahrim ayat 6 :
"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras, yang tidak derhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."
Ketika ayat itu turun kepada Rasulullah SAW, Imam Ja'far As- Sodiq menceritakan, seorang sahabat menangis dan berkata, "Aku tidak mampu menguasai diriku dan kini diberi beban dengan keluargaku."
Mendengar keluhan itu, Nabi SAW bersabda, "Perintahkan keluargamu sebagaimana engkau diperintahkan. Ikuti dan cegah keluargamu sebagaimana engkau dilarang mengerjakan."
Imam Ali bin Abi Thalib menjelaskan makna ayat itu, "Didiklah diri dan keluargamu dengan perbuatan baik dan soleh." Allah Ta'ala secara tegas memerintahkan kita untuk mendidik diri sendiri dan keluarga dengan ajaran-ajaran agama. Dengan begitu, terbentuklah suatu keluarga Muslimin yang bertakwa.
Impaknya sangat memberi kesan secara luas kerana bila institusi keluarga baik, maka negara pun baik. Keluarga merupakan 'negara kecil.' Bila ingin mewujudkan negara yang Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur, maka kita harus mulai dari keluarga.
Perintah ini menjadi lebih jelas bagi golongan kaum muslimin kerana mereka ketua keluarga. Setiap pemimpin akan diminta bertanggungjawab atas amanah yang diberi.Ingatlah sabda Rasulullah SAW, "Kalian semua adalah pemimpin dan seluruh kalian akan ditanya atau bertanggungjawab atas yang dipimpin.
Penguasa adalah pemimpin, seorang laki-laki adalah pemimpin, wanita juga adalah pemimpin atas rumah dan anak suaminya. Sehingga seluruh kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan diminta bertanggungjawab atas yang dipimpin” (Muttafaqun alaih).
Tanggung jawab juga meliputi hubungan antara ibu bapa dan anak. Tugas ibu bapa bukan sekadar memenuhi keperluan makan, minum dan tempat tinggal untuk para buah hatinya. Lebih dari itu, anak-anak juga perlu kasih sayang dan didikan yang mantap, terutama dalam pendidikan agama mereka.